Slide 1

Berita Berita BPJT > Presiden Republik Indonesia Joko Widodo Meresmikan Jalan Tol Soreang – Pasir Koja (Soroja)


Jumat, 08 Desember 2017, Dilihat 613 kali

BPJT

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo meresmikan Jalan Tol Soreang – Pasir Koja (Soroja) (4/12). Bertempat di Soreang, Kabupaten Bandung, Presiden Joko Widodo didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Gubernur Jawa Barat, Menteri BUMN dan Direktur Utama PT Citra Marga Lintas Jabar.

Jalan Tol Soreang – Pasir Koja (Soroja) mempunyai panjang 8,15 KM dengan jalan akses pemkab sepanjang 817 M. Jalan tol ini terdiri dari: seksi 1 Pasir Koja - Margaasih sepanjang 2,75 KM dan seksi 2 Segmen Margaasih - Katapang dengan panjang 3,3 KM dan Segmen Katapang – Soreang sepanjang 2,1 KM.

Jalan Tol Soreang – Pasir Koja (Soroja) yang menghubungkan Kota Bandung, pusat Kabupaten Bandung dan willayah Soreang ini akan menjadi bagian dari jaringan transportasi Bandung Raya yang terkoneksi dengan Tol Purbaleunyi.

Jalan tol dengan nilai investasi sebesar 1,7 Triliun ini bertujuan untuk pemerataan perkembangan daerah karena selama ini perkembangan daerah masih bertumpu pada kawasan Bandung Utara, padahal kawasan Bandung Selatan juga memiliki potensi yang tidak kalah untuk dikembangkan.

Salah satu potensi yang diharapkan dapat mendongkrak perkembangan di wilayah ini adalah kawasan pariwisata di Kabupaten Bandung. Selama ini bisnis pariwisata di kawasan ini belum dimanfaatkan secara optimal akibat keterbatasan akses dan seringnya terjadi kemacetan di wilayah lokasi wisata. Sehingga kawasan pariwisata di Kabupaten Bandung diharapkan dapat menjadi primadona pariwisata baru di wilayah Bandung.

Selain potensi kawasan pariwisata, kehadiran Jalan Tol Soreang – Pasir Koja (Soroja) akan menjanjikan pertumbuhan nilai pada kawasan permukiman.

Beroperasinya Jalan Tol Soreang – Pasir Koja (Soroja) akan menjadi urat nadi yang menghubungkan Kota Bandung dan Kabupaten Bandung yang akan membuka peluang bagi pelaku usaha untuk berinvestasi. Seperti yang diketahui terus bertambahnya panjang jalan tol di Indonesia diharapkan dapat mengurangi biaya logistik di wilayah Kabupaten Bandung.

PT Citra Marga Lintas Jabar (CMLJ) menjadi Badan Usaha Jalan Tol, pemegang konsesi Tol Soroja dibentuk oleh konsorsium PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dan PT Jasa Sarana.  

CMLJ memulai groundbreaking Tol Soroja sejak September 2015, tol ini memiliki 5 gerbang tol yaitu Margaasih Barat, Margaasih Timur, Kutawaringin Barat, Kutawaringin Timur dan Soreang. Jumlah lajur awal adalah 2 x 2 dan lajur akhir adalah 2 x 3 dengan kecepatan rencana 80 KM/Jam. Masa konsesi pengusahaan Jalan Tol Soreang – Pasir Koja (Soroja) adalah 40 tahun terhitung sejak penerbitan Surat Perintah Mulai Konstruksi (SPMK) oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).