|
| A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z |


Lahan Rawa Sementara tidak diusahakan


Lahan sawah yang karena alasan misalnya tidak ada tenaga atau yang dikuasai pihak lain selama lebih dari 1 tahun dan kurang dari 2 tahun tidak diusahakan (tidak ditanami tanaman semusim) lebih dari 2 tahun dianggap bukan lahan sawah dan dimasukkan ke lahan kering
Sumber :Statistik Indonesia, BPS 2000

Ladang/huma


lahan yang ditanami tanaman musiman dan pemakiannya hanya semusim atau dua musim kemudian ditinggalkan karena tidak suburlagi. Kemungkinan lahan ini beberapa tahun lagi akan dikerjakan kembali jika sudah subur
Sumber :Statistik Indonesia, BPS 2000

Tegal/kebun


bukan lahan sawah yang ditanami terpisah dengan halaman rumah serta pemakaiannya tidak berpindah-pindah. Termasuk lahan yang sementara tidak diusahakan kurang dari satu tahun (untuk menunggu penanaman yang akan datang) dan tegal/kebun milik transmigrasi yang berasal dari hutan negara setelah penempatan transmigrasi 2 tahun atau lebih. Tegal/kebun milik tranmigrasi yang penempatan tranmigrasinya kurang dari 2 tahun dimasukkan pada perincian ini tetapi dimasukkan pada hutan negara. Lahan yang ditanami tanaman perkebunan/industri (karet,kelapa kopi,lada, teh) tidak termsuk tegal/kebun tetapi dimasukkan kedalam perkebunan
Sumber :Statistik Indonesia, BPS 2000

Kolam/tambak/tebat/empang


lahan yang dipergunakan untuk melakukan pemeliharaan ikan, udang, atau fauna/biota lainnya. Letak tambak biasanya tidak jauh dari laut atau air asin atau payau yang merupakan campuran air laut dan air tawar
Sumber :Statistik Indonesia, BPS 2000

Perkebunan


lahan yang ditanami tanaman perkebunan/industri seperti karet, kelapa, kopi, teh dan lada, baik perkebunan rakyar maupun perkebunan besar ar
Sumber :Statistik Indonesia, BPS 2000

Lahan untuk Perumahan dan Permukiman


lahan yang dipakai untuk rumah/bangunan termasuk halaman sekitarnya. Bila tanah sekitar rumah tersebut tidak jelas batas-batasnya dengan kebun/tegal maka dimasukkan ke dalam tanah/kebun/tegal
Sumber :Statistik Indonesia, BPS 2000

Tanah desa kelurahan


Tanah yang dimiliki/dikuasai aparat desa sebagai pengganti upah/gaji. contoh bengkok (jawa tengah dan jawa timur) titisara (jawa barat)
Sumber :Statistik Indonesia, BPS 2000

Bangunan Bagi Sadap


Adalah bangunan bagi yang mempunyai pintu sadap ke petak tersier
Sumber :BIK, PUSDATA Dep. PU, 1994

Tanah kas desa/kelurahan


Lahan milik desa/kelurahan yang diusahakan oleh warga desa di mana sebagian penghasilannya diserahkan kepada desa/kelurahan sebagai pendapatan dan merupakan sumber keuangan desa/kelurahan
Sumber :Statistik Indonesia, BPS 2000

Bangunan Kantong Lumpur


Adalah bangunan yang berada di pangkal saluran induk, yang berfungsi untuk menampung dan mengendapkan lumpur,pasir, dan kerikil, supaya bahan endapan tersebut tidak terbawa saluran di hilirnya, Bangunan dibilas pada waktu-waktu tertentu
Sumber :BIK, PUSDATA Dep. PU, 1994