|
| A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z |


Lahan yang sementara tidak diusahakan


Lahan yang biasanya diusahakan tetapi untuk sementara (lebih dari satu tahun dan kurang lebih dari dua tahun) tidak diusahakan
Sumber :Statistik Indonesia,BPS,2000

Lahan untuk tanaman kayu-kayuan


Lahan yang ditumbuhi kayu-kayuan/bambu, baik yang tumbuh sendiri maupun yang disengaja ditanami, misalnya semak-semak dan pohon-pohon yang hasilnya utamanya kayu, Disini tidak termasuk lahan kehutanan
Sumber :Statistik Indonesia,BPS,2000

Padi Sawah adalah


Padi yang ditanam dilahan sawah
Sumber :Statistik Indonesia,BPS,2000

Padi Ladang adalah


Padi yang ditanam ditegalan/kebun/ladang atau huma
Sumber :Statistik Indonesia,BPS,2000

Wujud produksi padi dan palawija adalah


Kering giling padi,pilpilan dan kering (Jagung), ubi basah (ubi kayu dan ubi jalar) dan biji kering,(kacang tanah dan kedelai)
Sumber :Statistik Indonesia,BPS,2000

Pengeluaran adalah


Yang benar-benar untuk mendapatkan produksi tersebut dan bukan dicadangkan, pengeluaran tidak mencakup nilai bagi hasil, sewa tanah dan perkiraan sewa tanah milik sendiri, dan biaya selamatan
Sumber :Statistik Indonesia,BPS,2000

Nilai produksi adalah


Perkiraan nilai di tingkat petani. Apabila petani menjual hasil pertaniannya dipasar maka nilai penjualan harus dikurangi dengan ongkos pemasaran
Sumber :Statistik Indonesia,BPS,2000

Perkebunan besar


Usaha perkebunan yang dilakukan oleh badan usaha atau badan hukum di atas tanah negara yang mendapatkan izin usaha dari instansi yang berwenang. Di luar batasan tersebut merupakan perkebunan rakyat
Sumber :Statistik Indonesia,BPS,2000

Data perkebunan besar


dikumpulkan oleh BPS setiap bulan secara lengakap (sensus bulanan) dengan sistem surat pos. Khusus untuk tanaman tembakau datanya dapat diperoleh dari Direktorat jenderal perkebunan. Data perkebunan rakyat diperoleh pula dari direktorat jenderal perkebunan
Sumber :Statistik Indonesia, BPS,2000

Bentuk produksi perkebunan


karet kering (karet), daun kering (teh dan tembakau), biji kering (kopi dan coklat), kulit kering (kayu manis dan kina), serat kering (rami), bunga kering (cengkeh), refined sugar (tebu dari perkebunanan rakyat), equivalent kopra (kopra) biji dan bunga (pala) serta minyak daun (sereh)
Sumber :Statistik Indonesia, BPS,2000