|

Pencarian Informasi

Informasi Publik adalah informasi yang dihasilkan, disimpan, dikelola, dikirim, dan/atau diterima oleh suatu badan publik yang berkaitan dengan penyelenggara dan penyelenggaraan negara dan/atau penyelenggara dan penyelenggaraan badan publik lainnya yang sesuai dengan Undang-Undang No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik serta informasi lain yang berkaitan dengan kepentingan publik.

Kelompok informasi publik menurut Undang-undang Keterbukaan Informasi Publik terbagi menjadi empat kelompok yaitu informasi publik wajib disediakan dan diumumkan secara berkala, informasi publik wajib diumumkan secara serta merta dan informasi publik yang dikecualikan.

Pencarian Informasi Publik

Kategori :
Penggalan Judul :
Tahun :
No.
 
Daftar Informasi Publik
 
Kategori
 
Fasilitas
 
Keterangan
                 
911. Publikasi Data Tahunan Debit Sungai
Data debit sungai bersumber dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), Balai Wilayah Sungai(BWS), Balai Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA), dan Dinas PU Kota/Kabupaten di seluruh Indonesia.
 Setiap saat  http://www.pusair-pu.go.id/index.php/hasil-litbang
912. Publikasi Data Klimatologi
Data Klimatologi bersumber dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), Balai Wilayah Sungai (BWS), Balai Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA), dan Dinas PU Kota/Kabupaten di seluruh Indonesia.
 Setiap saat  http://www.pusair-pu.go.id/index.php/hasil-litbang
913. Publikasi Data Hujan Otentik
Data Hujan Otomatik bersumber dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), Balai Wilayah Sungai (BWS), Balai Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA), dan Dinas PU Kota/Kabupaten di seluruh Indonesia.
 Setiap saat  http://www.pusair-pu.go.id/index.php/hasil-litbang
914. Publikasi Data Hujan Harian
Data Hujan Harian merupakan salah satu hasil kegiatan dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Air yang bersumber dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), Balai Wilayah Sungai (BWS), Balai Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA), dan Dinas PU Kota/Kabupaten di seluruh Indonesia.
 Setiap saat  http://www.pusair-pu.go.id/index.php/hasil-litbang
915. Publikasi Basis Data Air Tanah
Publikasi data air tanah ini berisi informasi mengenai Data Sumur Bor, Data Sumur Gali dan Data Mata Air di beberapa lokasi pendayagunaan air tanah.
 Setiap saat  http://www.pusair-pu.go.id/index.php/hasil-litbang
916. Peta Trend Hujan Harian Maksimum
Data :Seri data hujan harian maksimum tahunan dari 1600 buah pos hujan (1916 2004) yang sudah lolos uji
 Setiap saat  http://www.pusair-pu.go.id/index.php/hasil-litbang
917. Peta Risiko Kenaikan Muka Air Laut
Peta Resiko Kota Denpasar dan Kabupaten Badung
 Setiap saat  http://www.pusair-pu.go.id/index.php/hasil-litbang
918. Peta Kekeringan Bulanan
Peta kekeringan bulanan menggambarkan pola pergerakan tingkat kekeringan dengan skala tingkat keparahan tertentu berdasarkan nilai indeks kekeringannya (SPI).
 Setiap saat  http://www.pusair-pu.go.id/index.php/hasil-litbang
919. Peta Informasi Bencana Merapi 2010
Bencana letusan Gunung Merapi yang terjadi pada akhir tahun 2010 telah menyebabkan kerusakan bangunan air yang ada di sekitar Gunung Merapi, terkait hal ini Puslitbang Sumber Daya Air telah melakukan pemetaan lokasi bangunan air yang mengalami kerusakan.
 Setiap saat  http://www.pusair-pu.go.id/index.php/hasil-litbang
920. Uji Model Hidraulik Fisik & Numerik
Keunggulannya mempelajari masalah detil dan lokal, antara lain: gerusan lokal, longsoran tebing, kinerja bangunan air dan mempelajari permasalahan fisik sungai yang panjang dengan perioda waktu yang lama.
 Setiap saat  http://www.pusair-pu.go.id/index.php/hasil-litbang
921. Teknologi Pengaman Pantai Pedesaan
merupakan teknologi yang umum dilaksanakan oleh masyarakat pedesaan dengan menggunakan bahan lokal, seperti karung-karung plastik diisi pasir tanpa cerucuk dan cerucuk-cerucuk bambu dikombinasi dengan karung-karung plastik di belakangnya.
 Setiap saat  http://www.pusair-pu.go.id/index.php/hasil-litbang
922. Sistem Polder Pengendali Banjir Perkotaan
Sistem polder adalah suatu cara penanganan banjir/rob dengan kelengkapan sarana fisik yang meliputi; sistem drainase kawasan, kolam retensi, tanggul keliling kawasan, pompa dan / pintu air, sebagai satu kesatuan pengelolaan tata air tak terpisahkan.
 Setiap saat  http://www.pusair-pu.go.id/index.php/hasil-litbang
923. Sistem Pemberitaan Dini Bahaya Longsor Berbasis Seluler
merupakan suatu system/cara yang dapat memberikan peringatan dini akan terjadinya suatu bahaya longsor, sehingga kerugian yang ditimbulkan dapat diminimalkan.
 Setiap saat  http://www.pusair-pu.go.id/index.php/hasil-litbang
924. SABO DAM Semen Tanah
Sabodam semen tanah adalah Sabodam yang dibuat dari semen tanah sebagai komponen utama dengan cara mencampur material tanah dengan semen sebagai upaya stabilisasi dan perkuatan material tanah.
 Setiap saat  http://www.pusair-pu.go.id/index.php/hasil-litbang
925. Revertment Tipe Sangkar Beton dan Blok Beton Bergigi
Revertmen dibangun sebagai bangunan pantai yang dibuat untuk mencegah longsor serta melindungi pergeseran garis pantai karena erosi akibat arus dan gelombang air laut maupun akibat adanya beban bangunan‐bangunan lain yang berada di dekat garis pantai tersebut.
 Setiap saat  http://www.pusair-pu.go.id/index.php/hasil-litbang
926. Penggunaan Pipa Beton Silinder sebagai Pelindung Pantai
Penggunaan pipa beton silinder sebagai unit konstruksi pengamanan pantai dimaksudkan untuk mengenalkan konstruksi yang mudah dalam pelaksanaannya, tidak perlu menggunakan alat‐alat berat serta dapat dilakukan oleh masyarakat setempat.
 Setiap saat  http://www.pusair-pu.go.id/index.php/hasil-litbang
927. Penerapan Geosintetik untuk Bangunan Pelindung Tebing Sungai
Karakter Geosintetik lolos air, sehingga dapat menurunkan tinggi muka air di tebing. Fleksibel dan mampu menahan gaya lateral tanah, sehingga menambah kekuatan tebing.
 Setiap saat  http://www.pusair-pu.go.id/index.php/hasil-litbang
928. Pemecah Gelombang Ambang Rendah (PEGAR)
Berfungsi sebagai pemecah gelombang untuk melindungi pantai dan berperan sebagai pengimbuh pantai sekaligus perehab pantai yang tererosi.
 Setiap saat  http://www.pusair-pu.go.id/index.php/hasil-litbang
929. Pemanfaatan Struktur Gravel Ejector Pada Free Intake
Berfungsi menghisap angkutan sedimen fraksi kerikil secara hidraulik dari kantong penangkap sedimen yang selanjutnya dibuang ke saluran pembilas dan seterusnya ke sungai.
 Setiap saat  http://www.pusair-pu.go.id/index.php/hasil-litbang
930. Pelindung Tebing Sungai dengan Bio-Enginering yang Berwawasan Lingkungan
Pelindung tebing sungai dengan Bio‐Engineering adalah teknologi sederhana berwawasan lingkungan yang dapat melindungi tebing sungai, biaya murah, bahan mudah didapat di sekitar lokasi, pada skala kecil masyarakat mampu dan mudah menirunya.
 Setiap saat  http://www.pusair-pu.go.id/index.php/hasil-litbang
931. Geocell sebagai Pelindung Tebing Sungai
Geocell merupakan salah satu jenis bahan geosintetis terbuat dari HDPE (High Density Poly Ethylene).
 Setiap saat  http://www.pusair-pu.go.id/index.php/hasil-litbang
932. Flood Early Warning System (FEWS)
FEWS adalah program open sources yang dikembangkan oleh Deltares‐ Belanda. Pengembangan FEWS di Indonesia merupakan hasil kerjasama antara pemerintahan Indonesia yang diwakili oleh Pusat Litbang Sumber Daya Air dan BMKG, serta pemerintahan Belanda yang diwakili oleh Deltares dan KNMI.
 Setiap saat  http://www.pusair-pu.go.id/index.php/hasil-litbang
933. Blok Beton Terkunci sebagai Teknologi Pelindung Gerusan Lokal dan Degradasi Dasar Sungai
Sebagai penanggulangan masalah gerusan lokal di hilir bendung (pengganti rip‐rap batu), degradasi, dan perubahan morfologi sungai.
 Setiap saat  http://www.pusair-pu.go.id/index.php/hasil-litbang
934. Blok Beton Berbentuk I sebagai Komponen Pengaman Tebing Pantai
Armor dapat terdiri dari batu, atau blok‐blok beton. Blok‐blok beton yang telah banyak dikenal di lapangan antara lain kubus, tetrapod, dolos, akmond dan quatripod.
 Setiap saat  http://www.pusair-pu.go.id/index.php/hasil-litbang
935. Blok Beton 3B sebagai Alternatif Teknologi Pengaman Pantai
Keunggulan revetmen dengan blok beton bertulang tipe 3 B dibanding dengan revetmen lainnya adalah mempunyai stabilitas yang lebih lebih tinggi.
 Setiap saat  http://www.pusair-pu.go.id/index.php/hasil-litbang
936. Sistem Pengelolaan Air Darurat Saat Banjir
berdasarkan aspek kesehatan dan lingkungan, mencegah water borne diseases, reduksi sampah padat BAMK.
 Setiap saat  http://www.pusair-pu.go.id/index.php/hasil-litbang
937. Sarana Resapan Air Hujan Sangat Sederhana (SaRASS)
adalah salah satu teknologi yang mampu melakukan pengisian air tanah(groundwater recharge) untuk konservasi air tanah, namun relatif tetap aman dari pencemaran.
 Setiap saat  http://www.pusair-pu.go.id/index.php/hasil-litbang
938. Instalasi Pengolahan Air Gambut untuk Penyediaan Air Bersih
Teknologi IPA Gambut merupakan teknologi dimana air gambut dapat di olah menjadi air untuk keperluan rumah tangga dan air minum.
 Setiap saat  http://www.pusair-pu.go.id/index.php/hasil-litbang
939. Bangunan dan Pelimpah Tipe Gergaji
berfungsi melimpahkan sebagian air berlebih dengan aman ke arah hilir, Mengendalikan muka air udik saat banjir.
 Setiap saat  http://www.pusair-pu.go.id/index.php/hasil-litbang
940. System Rice Intensification (SRI)
SRI adalah metode budidaya padi hemat air dengan menitikberatkan pada pengelolaan air, tanah, unsur hara dan tanaman secara terpadu berdasarkan pengalaman para petani (Khususnya di Jawa Barat)
 Setiap saat  http://www.pusair-pu.go.id/index.php/hasil-litbang
941. Sumur Resapan Sarana Drainase Berwawasan Lingkungan
Bangunan peresap adalah sarana untuk menampung dan meresapkan air hujan atau air permukaan kedalam tanah.
 Setiap saat  http://www.pusair-pu.go.id/index.php/hasil-litbang
942. River Basin Simulation Model (RIBASIM)
Merupakan suatu sistem pendukung untuk pengambilan keputusan: Perencanaan strategis, taktis dan operasional.
 Setiap saat  http://www.pusair-pu.go.id/index.php/hasil-litbang
943. Pintu Sorong Tonjol Berbahan GFRC (Glass Fiber Reinforced Polymer)
Balai Irigasi, Puslitbang SDA, Balitbang PU bekerjasama dengan Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan IPB telah merekayasa pintu air berbahan baku fiberglass/Glass Fiber Reinforced Polymer (GFRP) yang dapat digunakan sebagai pintu pengatur dan pengukur debit.
 Setiap saat  http://www.pusair-pu.go.id/index.php/hasil-litbang
944. Pintu Air Otomatis Tahan Korosi
Dalam rangka mendukung pengembangan lahan pertanian di daerah pasang surut dikembangkan pintu air otomatis tahan korosi.
 Setiap saat  http://www.pusair-pu.go.id/index.php/hasil-litbang
945. Peta Trend Hujan Harian Maksimum Tahunan
Peta Trend Hujan Harian Maksimum Tahunan
 Setiap saat  http://www.pusair-pu.go.id/index.php/hasil-litbang
946. Peta Kekeringan Bulanan
Peta kekeringan bulanan menggambarkan pola pergerakan tingkat kekeringan dengan skala tingkat keparahan tertentu berdasarkan nilai indeks kekeringanya (SPI).
 Setiap saat  http://www.pusair-pu.go.id/index.php/hasil-litbang
947. NEO-PERDAS
Untuk mendukung pengolahan data yang dikumpulkan, telah dilakukan pengembangan perangkat lunak Neo‐perdas, untuk mengolah data mentah menjadi data debit hingga siap untuk dipublikasikan.
 Setiap saat  http://www.pusair-pu.go.id/index.php/hasil-litbang
948. Mikrohidro
Teknologi mikrohidro adalah teknologi yang dapat membangkitkan daya berskala mikro dengan memanfaatkan potensi terjunan air.
 Setiap saat  http://www.pusair-pu.go.id/index.php/hasil-litbang
949. Kincir Air
Kincir air adalah sebuah alat berbentuk lingkaran yang dibangun di sungai. Alat ini berputar pada sumbunya karena adanya dorongan aliran air sungai yang cukup deras.
 Setiap saat  http://www.pusair-pu.go.id/index.php/hasil-litbang
950. Jaringan Irigasi Perpipaan
Untuk meningkatkan hasil pertanian diperlukan teknologi tekait pendistribusian air yang efektif di samping mengembangkan jenis atau mutu tanaman. Teknologi yang dikembangkan oleh Puslitbang SDA terkait pendistrbusian air irigasi diantaranya adalah teknologi jaringan irigasi sistem perpipaan.
 Setiap saat  http://www.pusair-pu.go.id/index.php/hasil-litbang
951. Irigasi Tetes
Dalam rangka pengembangan model irigasi dilakukan percontohan jaringan irigasi tetes berbasis partisipasi petani.
 Setiap saat  http://www.pusair-pu.go.id/index.php/hasil-litbang
952. Box Tersier dengan Bahan Ferrocement
Box Tersier Ferrocement adalah konstruksi tepat guna bidang irigasi yang mendistribusikan air sesuai kebutuhan, berbahan ferrocement
 Setiap saat  http://www.pusair-pu.go.id/index.php/hasil-litbang
953. Biggun Sprinkler
Irigasi curah (sprinkler) merupakan teknologi yang cocok dan sesuai untuk pengembangan lahan kering .
 Setiap saat  http://www.pusair-pu.go.id/index.php/hasil-litbang
954. Bendung Karet
Dengan memompa air atau udara kedalamnya, bendung karet akan menggelembung sehingga akan menahan aliran serta dapat menaikan tinggi muka air di sungai atau saluran tersebut.
 Setiap saat  http://www.pusair-pu.go.id/index.php/hasil-litbang
955. Bangunan Penangkap Pasir Tipe PUSAIR II
Penangkap pasir dibagi dalam beberapa bilik dan dilengkapi dengan lorong bilas agar operasi pembilasan endapan sedimen secara hidraulik dapat dilakukan bergantian untuk masing‐masing bilik tanpamengganggu pasok air ke sistem irigasi
 Setiap saat  http://www.pusair-pu.go.id/index.php/hasil-litbang
956. pengumuman hasil prakualifikasi pelelangan pengusahaan jalan tol (Sebaraja)
 Berkala  
957. Pengumuman Hasil Prakualifikasi Pelelangan Pengusahaan Jalan Tol (MKTT)
 Berkala  
958. Peran Masyarakat dalam Pengamanan Pantai (Surat Edaran Menteri PU No.15/SE/M/2011)
Peran Masyarakat dalam Pengamanan Pantai (Surat Edaran Menteri PU No.15/SE/M/2011)
 Berkala  Peran Masyarakat dalam Pengamanan Pantai (Surat Edaran Menteri PU No.15/SE/M/2011) dapat didownlaod di website Pusat Litbang Sosial Ekonomi Lingkungan http://sosekling.pu.go.id/produk-litbang/pedoman
959. Peran Masyarakat dalam Penyelenggaraan Jalan (Permen PU No.01/PRT/M/2012)
Peran Masyarakat dalam Penyelenggaraan Jalan (Permen PU No.01/PRT/M/2012)
 Berkala  Peran Masyarakat dalam Penyelenggaraan Jalan (Permen PU No.01/PRT/M/2012)  dapat didownlaod di website Pusat Litbang Sosial Ekonomi Lingkungan http://sosekling.pu.go.id/produk-litbang/pedoman
960. Cara Uji ketahanan Api Komponen struktur bangunan untuk bahaya kebakaran pada bangunan rumah dan gedung SNI 1741-2008 (PUSKIM)
Standar ini menjelaskan cara uji untuk menentukan tingkat ketahanan api berbagai komponen struktur bangunan. Dari data pengujian akan diperoleh penggolongan atas dasar jangka waktu dimana kinerja unsur- unsur yang diuji di bawah kondisi-kondisi ini sesuai dengan kriteria. Standar ini tidak menjelaskan mengenai K3.
 Setiap saat   SNI

Kontak :

Alamat

Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman
Jl. Panyawungan Cileunyi Wetan

Kab. Bandung 40393 
Telp. (022) 7798393 (4 saluran)
Fax (022) 7798392

Website : www.puskim.pu.go.id
E-mail    :
info@puskim.pu.go.id



Informasi lebih lanjut : http://balitbang.pu.go.id/sni 
                       
  Tampilkan 1-50 Data ‹ First  < 17 18 19 20 21 >  Last ›