Pencarian

PIMPINAN DITJEN SDA HARUS KUASAI MASALAH DI LAPANGAN

Senin , 10 Sep 2007

PIMPINAN DITJEN SDA HARUS KUASAI MASALAH DI LAPANGAN

Para pimpinan di Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air (SDA) Departemen Pekerjaan Umum (PU) dituntut untuk menguasai dengan baik permasalahan SDA di lapangan. Menteri PU Djoko Kirmanto mengatakan, profesionalitas dan integritas para pimpinan dan karyawan Ditjen SDA ditunjukkan melalui penguasan permasalahan.

 

Saya tidak mau lagi dengar kasubdit (Kepala Sub Direktorat-red) di Ditjen SDA ketika ditanya mengenai permasalahan dilapangan, menjawab tidak tahu masalahnya, ucap Djoko Kirmanto saat membuka Rapat Koordinasi Berkala Ditjen SDA di Jakarta, Senin pagi (10/9).

 

Menteri PU melanjutkan, penguasaan masalah tidak harus dimiliki hanya oleh para pimpinan Ditjen SDA, tetapi juga termasuk dirinya. Untuk itu, Djoko Kirmanto meminta para pimpinan Ditjen SDA untuk selalu memberikan laporan terkini kepadanya.

 

Untuk permasalahan pengelolaan SDA, Djoko Kirmanto memerintahkan untuk mengikutsertakan semua stakeholder SDA. Saat ini, menurut Menteri PU proses pengelolaan SDA harus terbuka dan transparan kepada masyarakat serta terkoordinasikan dengan seluruh pemangku kepentingan.

 

Para Kepala Balai SDA juga diminta berkoordinasi dengan Gubernur dan Kepala Dinas SDA setempat. Kepala Balai harus memberikan pengertian tentang program-program Ditjen SDA kepada Gubernur. Selama ini penolakan keberadaan balai di daerah-daerah disebabkan para Gubernur belum memahami fungsi dan tugas dari balai itu sendiri.

 

Kepala Balai itu istilahnya bekerja di pekarangan orang lain, dan pemilik pekarangan itu ya para Gubernur, sehingga wajib hukumnya untuk berkoordinasi dengan Gubernur, ungkap Menteri PU.

 

Djoko Kormanto mengharapkan, Balai dalam melaksanakan tugas-tugas di daerah bersifat fleksibel, dengan mengedepankan pekerjaan yang dapat dilaksanakan.

 

Percuma ngotot bila pekerjaan tidak bisa terlaksana. Jangan sok hebat, berpikir positif dan harus introspeksi, bagaimanapun Departemen PU bekerja untuk masyarakat di daerah, tegas Djoko Kirmanto.

 

Untuk program-program Ditjen SDA pada tahun depan, Djoko Kirmanto juga menyerukan agar persiapan tender dilakukan lebih awal. Seluruh desain proyek-proyek 2008 harus diselesaikan secepatnya, sehingga persiapan tender sudah dapat dilakukan mulai November tahun ini.

 

Sekarang ini banyak Kepala Satker yang takut untuk bergerak karena takut  dengan pemeriksaan polisi, KPK, dan lainnya, untuk menghindari hal tersebut, dalam waktu dekat saya akan mengeluarkan surat edaran dalam waktu dekat, terang Djoko Kirmanto, Dengan keluarnya surat tersebut, maka risiko saya yang tanggung, lanjutnya.

 

Djoko Kirmanto mengungkapkan, Ditjen SDA sebagai bagian dari Departemen PU harus bekerja lebih keras dan maksimal seiring kenaikan anggaran Departemen PU. Menurut Djoko Kirmanto, saat ini Presiden SBY sangat menaruh harapan besar terhadap ketersediaan infrastruktur yang baik. Hal tersebut dibuktikan dengan kenaikan alokasi anggaran Departemen PU dari tahun ke tahun.

 

Banyak orang mengira, Departemen PU itu enak karena dapat anggaran yang besar, tetap sebenarnya hal tersebut menuntut kerja yang lebih keras dan tanggung jawab yang lebih besar, jelas Djoko Kirmanto.

 

Menteri PU mengatakan, saat ini semua perhatian tertuju melihat kinerja Departemen PU terkait meningkatnya anggaran. Perhatian tersebut harus dijawab Departemen PU dengan peningkatan kinerja. (rnd/nan)

 

Pusat Komunikasi Publik

100907


Index Berita


Tag :  

Share