Pencarian

PEMERINTAH KOMITMEN BANTU PENYEHATAN PDAM

Kamis , 22 Des 2005

PEMERINTAH KOMITMEN BANTU PENYEHATAN PDAM

 

Pemerintah melalui Departemen Pekerjaan Umum terus berupaya melakukan langkah-langkah dalam penyehatan PDAM. Selain restrukturisasi dan penjadwalan utang PDAM sebesar Rp 5 triliun di Departemen Keuangan, direncanakan pada tahun 2006 akan dikucurkan bantuan tahap pertama sebesar Rp 60 miliar kepada 58 PDAM yang tidak sehat dan kurang mampu. Bantuan tersebut dapat berupa bantuan fisik yang bertujuan membantu PDAM agar dapat memberikan pelayanan 24 jam kepada masyarakat serta peningkatan kualitas airnya jelas Direktur Jenderal Cipta Karya Agoes Widjanarko, usai memberikan sambutan dalam acara Lokakarya Program Rounding Up PDAM seluruh Indonesia yang diadakan oleh Direktorat Jenderal Cipta Karya di Jakarta (22/12).

 

Ia berharap pertemuan ini dapat menghasilkan butir-butir kegiatan penyehatan PDAM lima tahun mendatang yang akan disepakati bersama antara Pemerintah Pusat dan Daerah serta sharing kegiatan mana yang akan didanai oleh APBD dan APBN. Agoes Widjanarko juga mengingatkan perlunya data terbaru mengenai kemampuan layanan yang telah diberikan PDAM kepada masyarakat. Menurut data tahun 2004, kemampuan PDAM untuk melayani masyarakat baru 42 persen di wilayah perkotaan dan 8 persen di pedesaan.

 

Saat ini tercatat 168 PDAM dari 318 PDAM dalam kondisi kurang sehat. Kondisi PDAM yang kurang sehat cashflownya mengalami minus, sehingga tidak mampu membiayai operasi dan pemeliharaan aset yang ada. Kendala lain yang dihadapi adalah tarif PDAM yang rata-rata masih rendah yakni di bawah Rp1000/m3, sehingga belum dapat menutupi biaya yang dikeluarkannya. Selain itu meskipun kondisi PDAM merugi pihak Pemda masih membebani PDAM untuk membayar deviden kepada Pemda. Kebocoran air yang mencapai 40 persen juga menjadi masalah bagi PDAM .

 

 

Direktur Pengembangan Air Minum Departemen PU Poedjastanto menambahkan, langkah lain yang akan dilakukan untuk membantu PDAM agar menjadi efisien dan produktif adalah akan mengembangkan secara bertahap pola regionalisasi pengelolaan PDAM serta memberikan bantuan teknis. Bagi pemerintah daerah yang tidak mampu akan dilakukan penyediaan air minum dan sanitasi di kawasan kumuh, pulau kecil/terpencil, daerah perbatasan dan daerah tertinggal.

 

Penyehatan PDAM merupakan salah satu dari upaya pemerintah untuk memenuhi sasaran  Millenium Development Goals (MDG) yakni dapat memberikan pelayanan kepada separuh masyarakat yang belum memiliki akses air minum pada tahun 2015.  Kita harus mempunyai langkah yang tegas untuk mencapai itu jelasnya. Menurut Agoes, ADB juga berminat untuk memberikan bantuan softloan untuk mendukung program perluasan jangkauan pelayanan PDAM. (gt)

 

Pusat Komunikasi Publik

221205          

 

 

 

 


Index Berita


Tag :  

Share