|

KONTRAKTOR SPESIALIS HARUS TINGKATKAN PROFESIONALISME

Selasa , 16 Jan 2007

KONTRAKTOR SPESIALIS HARUS TINGKATKAN PROFESIONALISME

 

Menghadapi persaingan bebas jasa konstruksi, asosiasi kontraktor dituntut untuk meningkatkan kompetensi anggotanya. Demikian disampaikan Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto saat membuka Rapat Pimpinan Nasional Asosiasi Kontraktor Air Indonesia (Akaindo) di Jakarta, Selasa (16/1). Menteri PU mengingatkan bahwa tugas utama asosiasi adalah meningkatkan kualitas para anggotanya agar kompetitif pada saat tender bukannya meminta uang kepada anggota melalui proses sertifikasi.

 

Sementara itu Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Sulistijo Sidharto Mulyo mengatakan bahwa saat ini banyak kontraktor yang lebih memilih untuk menjadi kontraktor umum (general contractor) dan mengambil semua pekerjaan. Padahal, menurut Sulistijo peran kontraktor spesialis juga diperlukan dalam menyelesaikan suatu pekerjaan konstruksi.

 

Menurut Ketua Akaindo Anggara Simanjuntak, Asosiasi Kontraktor Air Indonesia (Akaindo) sebagai asosiasi kontraktor di bidang spesialisasi pengolahan air minum /air limbah dan perpipaan air minum/air limbah, konsisten untuk meningkatkan kualitas usaha jasa konstruksi di bidang air minum dan air limbah. “Terlebih dengan adanya AFTA (ASEAN Free Trade Area), peningkatan profesionalisme anggota akan menjadi program primadona Akaindo” ujar Anggara.

 

Pihaknya saat ini telah mengadakan kerjasama pelatihan dengan Departemen PU untuk meningkatkan kemampuan pelaksana pekerjaan perpipaan di berbagai daerah. Terkait dengan tingginya kebocoran air PDAM yang mencapai 32% di seluruh Indonesia, Anggara mengatakan pihaknya akan meningkatkan kualitas teknis perpipaan untuk memperkecil terjadinya kebocoran.

 

Sebagai asosiasi spesialis, pada tahun 2002 Akaindo diberi wewenang untuk menerbitkan sertifikat sub bidang perpipaan yang diakui oleh LPJK. Dengan anggota lebih dari 5.300 perusahaan yang tersebar di seluruh Indonesia, Akaindo meminta pemerintah untuk memperketat aturan jasa konstruksi asing yang bekerja di dalam negeri dan lebih mendorong peran kontraktor dalam negeri. (gt)

 

Pusat Komunikasi Publik

160107 

 

 

 

 

 

 

 

160107

 

 

Tag :  

Share