Pencarian

IBU NEGARA TINJAU SANIMAS DESA SEJAHTERA HARGOTIRTO

Kamis , 30 Sep 2010

IBU NEGARA TINJAU SANIMAS DESA SEJAHTERA HARGOTIRTO

 

Ibu Negara Ani Yudhoyono meninjau lokasi pembangunan Sanitasi Oleh Masyarakat (Sanimas plus++) di Dusun Segajih, Desa Hargotirto, Kokap, Kulonprogo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Rabu (29/9). Peninjauan itu merupakan rangkaian dari peresmian Desa Sejatera Hargotirto yang dipusatkan di Waduk Sermo, DIY, kerjasama antara Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UGM dengan Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB).

 

Tampak hadir mendamping Ani Yudhoyono dalam kesempatan tersebut, antara lain, Herawati Boediono, Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, GKR Hemas, Wakil Rektor UGM Retno Sunarminingsih dan Ketua LPPM UGM yang juga Staf Ahli Menteri PU Danang Parikesit. Beberapa anggota SIKIB yang hadir antara lain, Ratna Djoko Suyanto, Okke Hatta Radjasa, Sylvi Agung Laksono dan Sri Hermanto Dardak dari Kementerian PU.  

 

Saat meninjau lokasi Sanimas, Ani Yudhoyono menekankan akan pentingnya pasokan air bersih untuk Sanimas tersebut. Pasokan air bersih yang lancar dan teratur akan membuat sanimas ini dapat terus digunakan. Yang penting air bersih bagus, katanya.

 

Pembangunan Sanimas yang rencananya selesai 2011 nanti, menggunakan sistem MCK Plus++ dan perpipaan yang dilengkapi dengan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sistem DEWATs dan Bio-Digester. Bangunan atas terdiri dari dua unit kamar mandi dan tiga unit WC. Sedangkan bangunan bawah terdiri dari bio digester, bak sedimentasi, dan anaerobic baffled reactor. Sanimas ini mengandalkan pasokan air dari mata air dengan sistem gravitasi.   

 

Hadi Utomo (56),  salah satu tokoh masyarakat sekitar mengaku senang dengan akan dibangunnya Sanimas di tempat tersebut. Menurutnya, di Dusun Segajih, setiap seminggu dua kali terdapat pasaran (Pon dan Pahing) yang menjual berbagai hasil bumi.  Dengan pengunjung sekitar  150 orang dan jumlah penduduk sekitar 70 KK, hal ini tentunya membutuhkan sarana sanitasi yang memadai agar lingkungan desa tetap bersih dan sehat.

 

Biasanya itu pedagang numpang MCK di rumah-rumah penduduk. Dengan dibangunnya sanimas ini sarana untuk MCK dapat bertambah untuk para pedagang. Jadi lebih membantu, katanya.

 

Sementara itu Sri Sultan HB X mengatakan, program Desa Sejahtera ini membuktikan peran nyata dan kontribusi para istri pejabat negara terhadap masyarakat. Ini merupakan bentuk pengayaan program  masyarakat dengan pendekatan pemberdayaan yang bertujuan membangun kemandirian masyarakat.

 

Selaku Gubernur saya mengucapkan terima kasih kepada SIKIB. Yang penting bagi masyarakat adalah kebersamaan dan disiplin, katanya.

 

Peletakan Batu Pertama

 

Peletakan batu pertama Sanimas Dusun Segajih ini dilakukan oleh Ketua III Sikip, Sylvi Agung Laksono disaksikan oleh para anggota SIKIB lainya, Selasa (28/9). Menurut Sylvie, sanimas ini bagus untuk menciptakan masyarakat bersih. Ia menambahkan, saat ini kebijakan SIKIB adalah pemberdayaan masyarakat, dimana sarana yang telah dibangun diserahkan kepada masyarakat untuk dirawat dan dipelihara sendiri.

 

Tidak seperti dulu, MCK dibangun di pinggir-pinggir sungai namun tidak bertahan lama. Saat ini, Bu Ani Yudhoyono menginginkan pemberdayaan masyarakat. Dimana masyarakat setempat harus belajar memiliki dan membutuhkan, katanya.(dvt)


Index Berita


Tag :  

Share