|

Pilih Investor, PDAM Intan Banjar Adakan Beauty Contest

Jumat , 3 Agu 2012

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Intan Banjar Kabupaten Banjarnegara Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengadakan beauty contest untuk memilih investor. Untuk kerjasama Proyek Pembangunan Instalasi Pengolahan Air Minum  â€œSyarkawi - Gambut”, dengan nilai Rp 75 miliar.

Pelaksanaan beauty contest tersebut diikuti oleh tiga perusahaan yakni PT. Citra Murni Abadi, PT. Drupadi Agung Lestari, dan PT. Surya Persada Tirta Utama. Selain tim penilai dan calon investor, turut hadir dalam pemilihan tersebut Kepala Badan Pendukung Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum  (BPPSPAM) Rachmat Karnadi dan juga anggota BPPSPAM Cece Sutapa.

Rachmat Karnadi mengatakan, proyek investasi kerjasama PDAM Intan Banjar ini menggunkan prinsip Business to Business (B to B), dimana kerjasama dilakukan antara PDAM langsung dengan swasta. Proses pemilihan mitra kerja dengan prinsip B to B ini dalam rangka amanat  Permen PU No.12  Tahun 2010 tentang Pedoman Kerjasama Pengusahaan Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum.

“Mekanisme pelaksanaannya adalah dengan beauty contest. Disini kita bisa melihat langung penjelasan proyek dari investor dan juga bisa mengkritik atau melakukan penawaran. Yang terbaik akan dipilih,” kata Rachmat saat mengamati pelaksanaan Beauty Contest di PDAM Intan Banjar, Rabu (1/8).

Lebih lanjut menurut Rachmat, saat ini sudah ada 18 proyek kerjasama dengan prinsip B to B yang difasilitasi oleh BPPSPAM. Selain PDAM Intan Banjar terdapat, proyek SPAM Jatiluhur, Bandar Lampung, Bekasi, dsb.  Menurut Rachmat, Prinsip B to B kedepan akan terus diterapkan karena prosesnya lebih cepat daripada proses tender, sehingga proyek air minum tersebut dapat dioperasikan lebih cepat.

 â€œBPPSPAM akan terus melakukan fasilitasi baik itu dengan pembuatan feasibility study, mengadakan workshop dan juga  sebagai mediator kepada PDAM,” tambah Rachmat.

Sementara itu Ketua Panitia Pemilihan Murzaiki Tairi menjelaskan, proyek kerjasama IPA Syarkawi- Gambut ini nantinya akan memiliki kapasitas 2x250 L/detik. Swasta dalam hal ini akan menjual air curah kepada PDAM Intan Banjar untuk dijual lagi kepada masyarakat.

Proyek ini rencana akan mulai dibangun awal tahun 2013 dengan masa kontruksi selama delapan bulan, dan diharapkan akhir 2013 proyek ini sudah menghasilkan air curah. Masa konsensi proyek ini adalah 20 tahun, dimana setelah itu aset akan diserahkan kepada PDAM.

“Setelah beauty contest ini selesai akan kita evaluasi. Ada tiga hal yang menjadi prioritas kami yaitu masalah  tarif yang terjangkau oleh PDAM, masa kontruksi dan juga kontrak kerjasama,” kata Murzaiki.

Proyek Pengembangan SPAM IPA Syarkawi-Gambut ini recananya untuk mencukupi kebutuhan air minum di zona Barat dari Kabupaten Banjar Negara. Di zona tersebut merupakan daerah perumahan baru yang menjadi penyangga dari Kota Banjarmasin. Daerah tersebut antara lain Landasan Ulin, Liang Anggang, Gambut, Hertak Hanyar, Tatah Makmur, Aluh-aluh, Beruntung Baru dan Sungai Tabuk.(dvt/datin ck)

Pusat komunikasi Publik

030812

 

 

Pusat Komunikasi Publik

030812

 

 

Tag : ditjen cipta karya, bppspam, pdam  

Share