Pencarian

Pemantapan Sektor Jasa Konstruksi

Selasa , 12 Feb 2013

Kepala Badan Pembinaan Konstruksi Hediyanto W. Husaini,  Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional (LPJKN) Tri Widjajanto, serta segenap masyarakat jasa konstruksi mengadakan pertemuan Senin (11/02). Turut hadir mantan Kepala BP Konstruksi yang saat ini menjabat sebagai Inspektur Jenderal Kementerian PU Bambang Goeritno,

Dalam pertemuan tersebut,  Kepala BP Konstruksi Hediyanto W. Husaini menyampaikan semangat untuk merapatkan barisan antar seluruh masyarakat konstruksi. Terutama dalam  menyiapkan road map yang jelas mengenai aspek pembinaan konstruksi.

“Saya bangga dengan teman-teman terutama di LPJKN yang tetap semangat meskipun masih dengan sarana prasarana yang minim”, ujar Hediyanto. Untuk itu, pihaknya berjanji akan membantu semaksimal mungkin, dalam waktu dekat untuk penyediaan sarana dan prasarana yang memadai.

Sementara itu Inspektur Jenderal Kementerian PU Bambang Goeritno, memberikan masukan untuk kelangsungan pembinaan konstruksi di Indonesia. Beberapa hal yang patut untuk segera dilakukan antara lain :  menjaga kesetaraan antara pengguna jasa dengan penyedia jasa dalam hal ini kontraktor dan konsultan dalam koridor hukum yang berlaku, penyesuaian billing rate yang adil dan sesuai bagi tenaga kerja konstruksi, dan proteksi pelaku jasa konstruksi Indonesia terhadap ‘serbuan’ asing, dan seterusnya.

“Pekerjaan di bidang konstruksi masih terbuka lebar dan sangat banyak. Untuk itu, peluang dan tantangan harus terus dihadapi dengan penuh kesungguhan”, ujar Bambang Goeritno.

Sementara itu, Ketua LPJKN Tri Widjajanto menyampaikan harapan akan adanya kerjasama serta bimbingan dari Kementerian PU terutama BP Konstruksi sebagai Pembina utama pembinaan konstruksi di Indonesia. Tri Widjajanto mengibaratkan  keberadaan LPJK laksana pesawat yang baru take off dan baru sampai pada level titik aman pertama untuk menuju ketinggian yang ditentukan.

“Masih banyak awan-awan yang kurang baik dalam menuju ketinggian tersebut, sehingga kami sangat butuh dukungan dan perhatian dari jajaran BP Konstruksi”, ungkap Tri Widjajanto.

Saat ini LPJKN sedang menyelesaikan tahapan proses pembentukan Unit Sertifikasi Badan Usaha (USBU) dan Unit Sertifikasi Tenaga Kerja (USTK) Nasional. Sesuai jadwal pembentukan, USBU Nasional akan terbentuk sebelum 20 Februari 2013 dan USTK Nasional akan terbentuk sebelum 27 Februari 2013. Sedangkan untuk tingkat Provinsi sudah terbentuk Tim Pembentuk Unsur Pengarah di 18 Provinsi, dan diharapkan pada Juni 2013  semua Provinsi akan terbentuk USBU dan USTK tingkat Provinsi. (tw/hl)

Pusat Komunikasi Publik

120213


Index Berita

Pusat Komunikasi Publik
Tag :  

Share