Pencarian

Komisi V DPR RI Bahas RUU Jasa Konstruksi

Jumat , 8 Mar 2013

Komisi V DPR RI menyelenggarakan Focus Group Discussion dalam rangka revisi RUU Jasa Konstruksi, Kamis (7/3). Rombongan dipimpin oleh Ketua Komisi V DPR RI Muhidin M. Said, Sadarestuwati, Mohammad Toha dan Agung Budi Santoso. Turut mendampingi Assisten Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Sekda Provinsi Bali, Kepala Pusat Pembinaan Usaha dan Kelembagaan, BP Konstruksi Ismono. 

Dalam sambutannya, Muhammad Said mengatakan  revisi dan membuat RUU Jasa Konstruksi adalah inisiatif Komisi V DPR RI. Yakni dari melihat dan mengamati perkembangan bidang konstruksi saat ini.

"Ini adalah inisiatif Komisi V DPR RI dengan mengamati perkembangan pembangunan saat ini, yang terkait dengan bidang kosntruksi. Direncananan revisi RUU tersebut selesai tahun 2013 ini," jelas Muhidin. 

Tujuan diselenggarakan FGD tersebut adalah dalam rangka menampung aspirasi daerah, pelaku dan masyarakat Jasa Konstruksi. Termasuk dari akademisi dan perguruan tinggi. 

Sementara itu Gubernur Bali dalam sambutannya mengatakan, salah satu pilar pembangunan nasional adalah pembangunan infrastruktur yang terkait dengan bidang konstruksi. Airport Ngurah Rai, Underpass Simpang Dewa Ruci dan Jalan Tol Tanjung Benoa - Nusadua - Ngurah Rai.  

Target pertumbuhan yang dirancang pemerintah dapat terwujud dengan struktur usaha yang kokoh. Sehingga, untuk mewujudkan struktur tersebut diperlukan iklim usaha yang sehat. Selain itu juga sinergi antara pengguna jasa dengan penyedia jasa, pemerintah - swasta serta masyarakat jasa konstruksi yang transparan, jujur, akuntable dan adil. 

Komisi V DPR RI menerima masukan dan tanggapan terkait dengan RUU Jasa Konstruksi yang baru. Beberapa masukan datang dari perwakilan pelaku jasa konstruksi baik dari badan usaha maupun perguruan tinggi. Antara lain perwakilan dari Universitas Udayana dan LPJKD Provinsi Bali. 

Berbagai masukan mengenai pasal - pasal yang terdapat dalam RUU Jasa Konstruksi. Sebagian besar masukan mengenai penguatan fungsi dan peran dari Lembaga Pembinaan Jasa Konstruksi Nasional (LPJKN) daripada membentuk badan baru untuk akreditasi di bidang jasa konstruksi. (Ind)

Pusat Komunikasi Publik

070313


Index Berita

Pusat Komunikasi Publik
Tag :  

Share