Pencarian

98 Persen Jalan Nasional Babel Dalam Kondisi Mantap

Jumat , 5 Apr 2013

Kondisi jalan nasional di Bangka Belitung sepanjang 520 Kilometer dalam kondisi baik 98 persen dan 2 persen dalam sedang dan rusak.  Hal tersebut terungkap dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR-RI dalam rangka Peninjauan Tata Ruang Kabupaten Bangka Belitung, 2-4 April 2013.

 

Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) III Bastian Sihombing mengharapkan, pada 2014 seluruh jalan nasional di provinsi tersebut  mantap. Jalan nasional dalam kondisi mantap sangat diperlukan untuk menunjang pariwisata yang tersebar di daerah ini.

 

“Dengan meningkatnya kunjungan wisatawan ke Bangka Belitung diharapkan mampu mendongkrak pendapatan daerah yang berujung pada kenaikan taraf kehidupan masyarakatnya,” ucap Bastian.

 

Dia melanjutkan, secara umum tidak ada kendala yang berarti dalam pengembangan jalan nasional. Struktur tanah pulau ini baik, tanah dasar cukup kuat sehingga tidak ada kesulitan teknis yang berarti. Satu-satunya masalah yang ada adalah masalah klasik, yaitu pembebasan lahan.

 

“Di titik-titik tertentu masih ditemukan lahan yang belum bebas, semoga masalah ini bisa diselesaikan di akhir tahun anggaran, sehingga tidak mengganggu pekerjaan yang lain” tuturnya.

 

Dengan target kondisi mantap 100 persen pada akhir 2014 bukan berarti tidak ada pekerjaan. Usulan dari Gubernur dan pemerintah daerah terhadap pengembangan jaringan jalan akan tetap diperhatikan, terutama jalan untuk mencapai kawasan pariwisata baru, pelabuhan dan industri.

 

BBPJN III melakukan beberapa program penanganan jalan pada tahun ini diantaranya pembangunan jalan melalui pemeliharaan sepanjang ruas jalan Perawas – Badau sepanjang 11 km dan pelebaran sepanjang 29 km. Alokasi dana untuk kedua paket pekerjaan tersebut sebesar Rp26 miliar.

 

Kepala Sub Direktorat Wilayah Wilayah I D, Sofyan Lubis yang mewakili Direktur Bina Pelaksanaan Wilayah I Ditjen Bina Marga mengatakan, alokasi dana APBN untuk tahun anggaran 2013 di Pulau Belitung sekitar Rp130 miliar.

 

Pembangunan ini diharapkan bisa meningkatkan mobilitas masyarakat, barang dan jasa yang akhirnya mengembangkan potensi daerah yang selama ini masih terpendam,” tambahnya. (mk)

 

Pusat Komunikasi Publik

050413


Index Berita

Pusat Komunikasi Publik
Tag :  

Share