|
Sejarah/Kronologi Gempa di Yogyakarta dan Jawa Tengah
|
|
|
Tanggal
|
Peristiwa Gempa
|
| 10 Juni 1867 | Sedikitnya 372 rumah roboh dan 5 orang meninggal akibat gempa yang terjadi di Yogyakarta, yang getarannya terasa hingga Surakarta-Jawa Tengah. Kejadian itu juga mengakibatkan runtuhnya Tugu Keraton Yogyakarta dan sejumlah bangunan di Taman sari, kompleks peristirahatan raja. Kediaman residen Belanda (Gedung Agung) juga ambruk. |
| 23 Juli 1943 | Gempa yang berpusat di 8,6°LS dan 109,9°BT getarannya terasa dari Garut hingga Surakarta. Gempa yang berpusat di Samudera Hindia ini menelan korban 213 orang meninggal dunia, 2.096 luka-luka, dan sekitar 2.800 rumah hancur. |
| 14 Maret 1981 | Gempa berkekuatan 6 Skala Richter pada jarak 150 km selatan Yogyakarta di kedalaman 33 km dibawah dasar laut, berpusat di 7,2°LS dan 109,3°BT, meretakkan dinding Hotel Ambarukmo. |
| 9 Juni 1992 | Gempa berkekuatan 6,5 SR terjadi pada pukul 07.31 WIB dengan kedalaman 106 km, yang berlangsung selama 1 menit dan sangat terasa di wilayah Yogyakarta, Semarang, Solo dan Magelang. |
| 25 Mei 2001 | Gempa berkekuatan 6,2 SR mengguncang ASemarang, Kudus, Surakarta, Magelang dan Yogyakarta pada pukul 12.10 WIB. Laporan BMG menyebutkan pusat gempa berada di Samudera Hindia, 95 km arah selatan Yogyakarta, di 8,62°LS dan 110,11°BT. Beberapa bangunan di Kabupaten Bantul mengalamai kerusakan. |
| 19 Agustus 2004 | Gempa berkekuatan 6,3 SR mengguncang wilayah Yogyakarta pada pukul 13.33 WIB, berpusat di Samudera Hindia, 150 km arah selatan Kota Yogyakarta di kedalaman 55 km pada posisi 9,22°LS dan 109,58°BT. |
| 19 Juli 2005 | Gempa berkekuatan 5,5 SR mengguncang Yogyakarta pada pukul 19.21 WIB, berpusat di Samudera Hindia dengan kedalaman 33 km, pada jarak 220 km arah selatan Yogyakarta. Gempa disebabkan adanya pergesaran lempeng tektonik Indo-Australia dan Eurasia, yang berlangsung selama 5 detik dan tidak menimbulkan kerusakan. |
| 27 Mei 2006 | Gempa berkekuatan 5,9 SR mengguncang Yogyakarta dan Jawa Tengah pada pukul 05.54 WIB, berpusat pada posisi 8,007°LS dan 110,286°BT pada jarak 25 km arah selatan Yogyakarta di kedalaman 17 km. Sedikitnya 6.234 orang meninggal dunia, 37.229 orang luka-luka, ratusan ribu rumah hancur dan rusak. |