Selamat Datang   |   Register   |   Login   
    
Parameter Pencarian
:
:
:
:
Data ada 735 record
Kategori Standar : SNI.    Deskripsi: STANDAR
No No SNI Judul Ruang Lingkup File SNI
0 SNI 3422-2008 Cara Uji Penentuan Batas Susut Tanah. Cara uji ini menyediakan suatu prosedur untuk mendapatkan data yang digunakan dalam menghitung batas susut, rasio susut, susut volume dan susut linier.
1 SNI 3423-2008 Cara Uji Analisis Butir Tanah Metode ini digunakan untuk memperoleh gradasi tanah pada klasifikasi tanah dengan menggunakan alat Hidrometer.
2 SNI 3434-2008 Tata Cara Perhitungan Harga Satuan Pekerjaan Kayu untuk Konstruksi Bangunan Gedung dan Perumahan Standar ini menetapkan indeks bahan bangunan dan indeks tenaga kerja yang dibutuhkan untuk tiap satuan pekerjaan kayu yang dapat dijadikan acuan dasar yang seragam bagi para pelaksana pembangunan gedung dan perumahan dalam menghitung besarnya harga satuan pekerjaan kayu untuk bangunan gedung dan perumahan. Jenis pekerjaan kayu yang ditetapkan meliputi : a) Pekerjaan pembuatan atau pemasangan kusen pintu atau jendela jenis kayu kelas I, II atau III; b) Pekerjaan pembuatan pintu panel, pintu klamp, pintu kayu lapis (plywood, teakwood), pintu atau jendela jalusi, pintu atau jendela kaca dan pintu teakwood; c) Pekerjaan pembuatan kuda-kuda atap dan rangka atap jenis kayu kelas I, II atau III; d) Pekerjaan pembuatan rangka langit-langit jenis kayu kelas II atau III; e) Pekerjaan pembuatan rangka dinding dan pemasangan dinding pemisah jenis kayu kelas I, II atau III; f) Pekerjaan pemasangan listplank jenis kayu kelas I dan kayu kelas II.
3 SNI 3454-2008 Tata Cara Pemasangan Instrumen Magnetis dan Pemantauan Pergerakan Vertikal Tanah Standar ini menetapkan tata cara pemasangan instrumen magnetis dan pemantauan pergerakan vertikal lapisan tanah fondasi dan atau lapisan urugan tanah suatu tanggul, tubuh bendungan, tembok penahan tanah dan pangkal jembatan serta bangunan teknik sipil lainnya.
4 SNI 3645-2011 cara uji kemampuan penyelimutan dan ketahanan aspal emulsi terhadap air Metode ini digunakan untuk mengetahui persentase pelekatan aspal emulsi terhadap agregat dan ketahanan terhadap air.
5 SNI 3965-2008 Tata cara pembuatan model fisik sungai dengan dasar tetap Metode ini digunakan untuk pembuatan model fisik sungai berdasarkan data dan skala yang ditentukan.
6 SNI 3967-2008 Spesifikasi dan cara uji Bantalan elastometer tipe polos dan tipe berlapis untuk perletakan jembatan Standar ini meliputi persyaratan bahan bantalan elastomer tipe polos dan tipe berlapis untuk perletakan jembatan. Bantalan elastomer yang dibuat berdasarkan spesifikasi ini harus memiliki kemampuan yang cukup terhadap pemuaian dan kontraksi akibat temperatur, rotasi, perubahan kemiringan (chamber changes), serta rangkak dan susut yang terjadi pada elemen struktur. Pengujian yang terdapat dalam standar ini adalah pengujian bantalan elastomer untuk jembatan yang meliputi pengujian beban berlebih (1,5 x beban rencana), regangan tekan pada beban rencana maksimum, pengujian tekan dengan benda uji dimiringkan untuk modulus geser, dan pengujian kekakuan tekan.
7 SNI 3981-2008 Perencanaan Instalasi Saringan Pasir Lambat. Standar ini memuat persyaratan umum, persyaratan teknis, dan perencanaan instalasi saringan pasir lambat sebagai pegangan bagi penyelenggara pembangunan untuk mengolah air baku dengan kekeruhan ?50 mg/Liter SiO2 menjadi air minum.
8 SNI 4153-2008 Cara Uji penetrasi dengan SPT Metode ini adalah untuk memperoleh jumlah pukulan terhadap penetrasi dari splitbarrel sampler dan untuk keperluan identifikasi.
9 SNI 4156-2008 Cara Uji Bliding dari Beton Segar Cara uji ini mencakup penentuan jumlah kandungan air pencampur yang akan terpisah dari contoh uji beton segar. Cara uji ini terdiri dari 2 cara yang dibedakan atas derajat pemadatan sesuai kondisi contoh beton.
10 SNI 4427-2008 Cara Uji Kekesatan Permukaan Perkerasan Menggunakan Alat British Pendulum Tester (BPT) Metode ini digunakan untuk memperoleh besaran atau angka kekesatan permukaan perkerasan beraspal atau perkerasan beton semen yang sudah dipadatkan Standar ini menetapkan prosedur untuk mengukur kekesatan permukaan perkerasan menggunakan alat British Pendulum Skid Resistance Tester (BPT), termasuk prosedur untuk mengkalibrasi alat uji.
11 SNI 4431-2011 Cra uji Kuat Lentur Beton Normal Dengan Dua Titik Pembebanan Metode ini digunakan untuk memperoleh nilai kuat lentur beton normal guna keperluan perencanaan dan pelaksanaan.
12 SNI 4798-2011 Spesifikasi Aspal Emulsi Kationik Spesifikasi ini untuk mendapatkan mutu aspal emulsi kationik yang memenuhi persyaratan fisis untuk perencanaan dan pelaksanaan pembangunan jalan.
13 SNI 4799-2008 Spesifikasi Aspal Cair Tipe Penguapan Sedang Spesifikasi ini digunakan untuk menilai mutu hasil pengilangan minyak bumi yang berupa liquid (larutan), yang dihasilkan dengan cara melarutkan aspal dengan distilat
14 SNI 4800-2011 Spesifikasi Aspal Cair Tipe Penguapan Cepat Spesifikasi ini mencakup aspal cair yang dihasilkan dengan cara melarutkan aspal dengan distilat hasil pengilangan minyak bumi yang sesuai (seperti premium), yang akan digunakan sebagai bahan dalam pekerjaan pengaspalan jalan.
15 SNI 4817-2008 Spesifikasi Lembaran Bahan Penutup Untuk Perawatan Beton Standar ini menetapkan ketentuan bahan berupa lembaran yang digunakan untuk menutup permukaan beton semen guna menghindari hilangnya air selama masa perawatan, dan dalam hal material tipe pemantul putih, berfungsi juga untuk mengurangi naiknya temperatur beton yang permukaannya secara langsung terkena sinar matahari.
16 SNI 6369-2008 Tata Cara Pembuatan Kaping untuk Benda Uji Silinder Beton Tata cara ini meliputi peralatan, bahan dan prosedur pembuatan kaping untuk silinder beton yang baru dicetak dengan semen murni dan silinder beton keras serta silinder beton inti dengan plaster gipsum berkekuatan tinggi atau adukan belerang.
17 SNI 6423-2008 Cara uji potensi penyumbatan sistem tanah geoteksil dengan menggunakan rasio-gradien Standar ini menetapkan metode pengujian untuk menentukan kelulusan air dan potensi penyumbatan sistem tanah-geotekstil dengan kondisi aliran satu arah.
18 SNI 6424-2008 Cara uji Potensi Pengembangan atau Penurunan Satu Dimensi Tanah Kohesif Metode ini mencakup 3 alternatif metode pengujian laboratorium untuk penentuan besarnya pengembangan atau penurunan tanah kohesif yang relatif tak terganggu atau yang dipadatkan
19 SNI 6748-2008 Cara Uji Kekesatan Pada Permukaan Perkerasan Menggunakan Alat MU-meter Metode ini meliputi ketentuan teknik peralatan, dan cara pengujian perkerasan jalan beraspal, baik campuran panas atau dingin, dan perkerasan beton semen dalam keadaan basah. Standar ini menetapkan cara pengukuran kekesatan (the side force friction) permukaan perkerasan menggunakan alat yang biasanya disebut Mu-meter.
20 SNI 6749-2008 Spesifikasi Lapis Tipis Aspal Pasir (Latasir) Spesifikasi ini berisi persyaratan aspal dan agregat yang akan digunakan untuk lapis tipis aspal pasir. Spesifikasi ini menetapkan persyaratan aspal, agregat dan sifat-sifat campuran aspal-pasir yang digunakan sebagai lapis tipis aspal-pasir (Latasir) untuk permukaan perkerasan. Jenis campuran Latasir terdiri atas 2 kelas, yaitu Latasir kelas A atau SS-A (Sand Sheet-A) dengan ukuran nominal butir agregat atau pasir 9,5 mm (3/8 inci), dan Latasir kelas B atau SS-B (Sand Sheet-B) dengan ukuran nominal butir agregat atau pasir 2,36 mm (No. 8).
21 SNI 6753-2008 Cara uji ketahanan api campuran beraspal terhadap kerusakan akibat rendaman Metode ini berisi cara pengukuran penurunan kuat tekan yang disebabkan oleh penurunan kohesi karena pengaruh air pada campuran beraspal yang telah dipadatkan
22 SNI 6773-2008 Spesifikasi Unit Paket Instalasi Pengolahan Air Standar ini menetapkan mengenai komponen, ukuran, bahan, peralatan, struktur dan kinerja dari paket unit instalasi pengolahan air minum untuk kapasitas maksimum 50 l/det.
23 SNI 6774-2008 Tata cara perencanaan unit paket instalasi pengolahan air Standar ini mencakup ketentuan-ketentuan mengenai kriteria perencanaan, air baku, kapasitas instalasi, unit operasi, struktur dan bahan serta cara pengerjaan dalam merencanakan unit paket instalasi pengolahan air agar diperoleh unit IPA yang optimal dengan kapasitas maksimum 50 L/detik.
24 SNI 6775-2008 Tata cara pengoperasian dan pemeliharaan unit paket instalasi pengolahan air Standar ini mencakup istilah dan definisi, persyaratan, ketentuan, prosedur pengoperasian, prosedur pemeliharaan, teknisi, bahan dan peralatan
25 SNI 6792-2008 Cara uji kepadatan tanah di lapangan dengan cara selongsong Standar ini menetapkan pengujian kepadatan tanah di lapangan yang sesuai kebutuhan lapangan dibandingkan dengan metode lainnya, karena peralatan yang digunakan relatif kecil dan ringan. Penggunaannya dapat dilakukan pada tanah tidak berkohesi, granular, tanah yang sebagian besar terdiri dari tanah berbutir kasar yang mengandung butiran halus maksimum 5% dan ukuran butiran maksimum 19 mm.
26 SNI 6832-2011 Spesifikasi Aspal Emulsi Anionik Spesifikasi ini menetapkan persyaratan teknis aspal emulsi anionik yang digunakan dalam konstruksi perkerasan jalan.
27 SNI 6897-2008 Tata Cara Perhitungan Harga Satuan Pekerjaan Lantai dan Dinding untuk Konstruksi Bangunan Gedung dan Perumahan Standar ini menetapkan indeks bahan bangunan dan indeks tenaga kerja yang dibutuhkan untuk tiap satuan pekerjaan dinding yang dapat dijadikan acuan dasar yang seragam bagi para pelaksana pembangunan gedung dan perumahan dalam menghitung besarnya harga satuan pekerjaan dinding untuk bangunan gedung dan perumahan. Jenis pekerjaan dinding yang ditetapkan meliputi : a) Pekerjaan dinding bata merah dengan berbagai ketebalan dan spesi; b) Pekerjaan dinding hollow block dengan berbagai dimensi dan spesi; c) Pekerjaan pemasangan terawang (roster) atau bata berongga.
28 SNI 7391-2008 Spesifikasi penerangan jalan di kawasan perkotaan Standar ini memuat ketentuan-ketentuan untuk penerangan ruas jalan persimpangan sebidang maupun tidak sebidang, jembatan dan terowongan di kawasan perkotaan yang mempunyai klasifikasi fungsi jalan arteri, kolektor dan lokal. spesifikasi yang dimaksud dalam standar ini meliputi fungsi, jenis, dimensi, pemasangan, penempatan/penataan penerangan jalan yang diperlukan
29 SNI 7392-2008 Tata cara perencanaan dan pelaksanaan bangunan gedung menggunakan panel jaring kawat baja tiga dimensi (PJKB-3D) las pabrikan Standar Tata cara perencanaan dan pelaksanaan bangunan gedung dengan menggunakan panel jaring kawat baja tiga dimensi (PJKB-3D) las pabrikan ini meliputi perencanaan struktur dan konstruksi serta pengawasan pelaksanaan di lapangan. Standar ini digunakan untuk bangunan 2 lantai dengan beban hidup 250 kg/m2. Bila digunakan untuk bangunan lebih tinggi dari dua lantai, maka kekuatan strukturnya harus dihitung oleh perencana struktur dan disetujui oleh pejabat yang berwenang.
30 SNI 7393-2008 Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan besi dan alumunium Tata cara disusun sebagai acuan dasar yang seragam bagi para pelaksana pembangunan gedung dan perumahan dalam menghitung besarnya harga satuan berbagai pekerjaan untuk bangunan gedung dan perumahan.
31 SNI 7394-2008 Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan beton untuk konstruksi bangunan gedung dan perumahan Standar ini meliputi pekerjaan : - Pembuatan beton tumbuk dan beton normal untuk pekerjaan beton bertulang - Pembuatan tiang pancang dan prestres beton - Pemasangan water stop danbekisting berbagai komponen struktur bangunan - Pembuatan sloop, kolom praktis dan ring balok Tata cara ini memuat indeks bahan bamngunan dan indeks tenaga kerja yang dibutuhkan untuk tiap satuan pekerjaan
32 SNI 7395-2008 Tata Cara Perhitungan Harga Satuan Pekerjaan Lantai untuk Bangunan Rumah dan Gedung judul direvisi menjadi : Tata cara perhitungan harga satuan penutup lantai untuk konstruksi bangunan gedung dan perumahan Standar ini menetapkan indeks bahan bangunan dan indeks tenaga kerja yang dibutuhkan untuk tiap satuan pekerjaan penutup lantai dan dinding yang dapat dijadikan acuan dasar yang seragam bagi para pelaksana pembangunan gedung dan perumahan dalam menghitung besarnya harga satuan pekerjaan penutup lantai dan dinding untuk bangunan gedung dan perumahan. Jenis pekerjaan penutup lantai dan dinding yang ditetapkan meliputi : a) pekerjaan pemasangan lantai keramik, ubin abu-abu, teraso dan marmer b) pekerjaan pemasangan vinyl dan karpet c) pekerjaan pemasangan pelapis dinding dengan bahan keramik d) pekerjaan pemasangan plint dari ubin keramik dan plint dari kayu
33 SNI 7396-2008 Spesifikasi asphaltic plug joint untuk jembatan Spesifikasi ini mencakup bahan, pengujian dan penerapan untuk suatu Asphaltic Plug Joint yang dipasang di lapangan yang digunakan untuk penutup celah sambungan siar muai pada pelapisan ulang aspal dan lantai beton dengan semen portland dan juga dapat dipergunakan untuk dilatasi jika terdapat pelebaran jembatan. Lingkup spesifikasi ini dibatasi untuk APJ yang dicetak di lapangan. Elemen yang dicetak dapat terdiri dari sistem dengan banyak lapis atau sistem dengan satu lapis atau kedua-duanya tergantung kebutuhan pada saat pemasangan. Detil spesifikasi dibatasi untuk bahan yang menggunakan aplikasi APJ. Direkomendasikan untuk penggunaan praktis dalam pengujian kekedapan air dari sistem individu, baik di lapangan atau di dalam pengujian laboratorium, dikembangkan. Ketika digunakan di atas jembatan, batas pada pergerakan sambungan maksimum secara rinci dikenali untuk jenis APJ. APJ tidak boleh digunakan untuk pergerakan vertikal yang melebihi 3 mm dan pergerakan horisontal yang melebihi 25 mm dari lebar instalasi.
34 SNI 7461-2008 Cara uji kelarutan aspal modifikasi dalam toluen dengan alat sentrifus Standar ini digunakan untuk menentukan kelarutan aspal polimer dan aspal modifikasi dalam toluen dengan menggunakan alat sentrifus. Bagian yang larut dalam toluen menggambarkan mengikat aktif. Bagian yang mengendap dapat diuji karakteristik bila perlukan, diantaranya dengan menggunakan spektroskopi infra merah, mikroskop, uji abu, dan lain-lain. Standar ini tidak mencantumkan semua yang berkaitan dengan keselamatan kerja dan kesehatan kerja, bila ada menjadi tanggung jawab pengguna.