Selamat Datang   |   Register   |   Login   
    
Parameter Pencarian
:
:
:
:
Data ada 735 record
Kategori Standar : SNI.    Deskripsi: STANDAR
No No SNI Judul Ruang Lingkup File SNI
91 SNI 03-2831-1992 Metode Pengujian kotoran Organik dalam Tanah dengan Pembakaran Metode ini digunakan untuk menentukan besarnya kadar bahan organik dalam tanah dengan pembakaran
92 SNI 03-2832-1992 Metode Pengujian untuk Mendapatkan Kepadatan Tanah Maksimum dengan Kadar Air optimum Metode ini digunakan untuk menentukan besarnya kepadatan tanah maksimum dengan kadar air optimum, untuk memperoleh kepadatan tanah basah maksimum dan selisih kadar kadar air secara cepat serta dipakai sebagai standar kualitas kepadatan di lapangan.
93 SNI 03-2834-2000 Tata Cara Pembuatan Rencana Campuran Beton Normal Tata cara ini digunakan untuk merencanakan proporsi campuran beton tanpa menggunakan bahan tambahan dan bertujuan untuk mendapatkan proporsi campuran yang dapat menghasilkan mutu beton sesuai dengan rencana
94 SNI 03-2838-1992 Tata Cara Perencanaan Teluk Bis Tata cara ini digunakan untuk menyera-gamkan bentuk, ukuran dan lokasi teluk bis, sehingga dapat menjamin kelancaran lalu lintas, keselamatan dan kenyamanan bagi pemakai jalan.
95 SNI 03-2840-2002 Tata Cara Pengerjaan Lembaran Asbes Semen Untuk Penutup Atap Pada Bangunan Rumah dan Gedung Tata cara ini bertujuan untuk melindungi masyarakat dari dampak negatip akibat debu yang ditimbulkan pada waktu pengerjaan pemasangan penutup atap
96 SNI 03-2841-1992 Tata Cara Pengerjaan Lembaran Asbes Semen Untuk Dinding Pada Bangunan Rumah dan Gedung. Tata cara ini bertujuan untuk melindungi masyarakat dari dampak negatip akibat debu yang ditimbulkan pada waktu pengerjaan pemasangan dinding
97 SNI 03-2845-1992 Tata Cara Perencanaan Rumah Susun Modular Tata cara ini bertujuan untuk memberikan landasan perencanaan desain agar dapat diperoleh suatu perancangan bangunan rumah susun yang optimal dan memenuhi syarat bagi kelayakan suatu hunian
98 SNI 03-2846-1992 Tata Cara Perencanaan Kepadatan Bangunan Lingkungan Bangunan Rumah Susun Hunian Tata cara ini digunakan dalam perencanaan penggunaan lahan secara optimum yang bertujuan untuk merencanakan kepadatan lingkungan perumahan rakyat
99 SNI 03-2847-1992 Tata Cara Penghitungan Struktur Beton Untuk Bangunan Gedung Tata cara ini digunakan dalam perencanaan dan pelaksanaan struktur beton untuk bangunan gedung, atau struktur bangunan lain yang mempunyai kesamaan karakter dengan struktur bangunan gedung
100 SNI 03-2849-1992 Tata Cara Pemetaan Geologi Teknik Lapangan. Tata cara ini digunakan sebagai Pegangan dalam pelaksanaan pemetaan geologi untuk kepentingan teknik sipil dan memberikan gambaran cara memperoleh data geologi teknik untuk parameter perencanaan teknis.
101 SNI 03-2850-1992 Tata Cara Pemasangan Utilitas di Jalan Tata cara ini menjelaskan cara pelaksanaan/pemasangan yang memenuhi persyaratan-persyaratan, baik teknik maupun non teknik yang berkaitan dengan pemasangan utilitas di jalan.
102 SNI 03-2853-1992 Tata Cara Pelaksanaan Lapis Pondasi Jalan dengan Batu Pecah Tata cara ini digunakan untuk menda-patkan lapis pondasi jalan menggunakan batu pecah yang memenuhi syarat sebagai lapis pondasi
103 SNI 03-2854-1992 Spesifikasi Kadar Ion Klorida Dalam Beton Spesifikasi ini digunakan dalam merencanakan dan melaksanakan konstruksi beton untuk mencegah korosi tulangan dan pelapukan beton
104 SNI 03-2855-1992 Spesifikasi Satuan Rumah Susun Modular Spesifikasi ini bertujuan untuk memberikan landasan ukuran dan batasan dalam usaha menentukan kebutuhan minimum dalam pembangunan rumah susun
105 SNI 03-2914-1992 Spesifikasi Beton Bertulang Kedap Air Spesifikasi ini bertujuan untuk memberikan persyaratan-persyaratan teknis beton kedap air
106 SNI 03-2915-2002 Spesifikasi Beton Tahan Sulfat " Spesifikasi ini memuat persyaratan minimum untuk beton yang berhubungan dengan lingkungan yang mengandung sulfat. " Spesifikasi ini dapat digunakan sebagai pegangan bagi para perencana dan pelaksana dalam merencanakan dan melaksanakan konstruksi beton yang dalam masa layannya berhubungan dengan lingkungan yang mengandung sulfat. " Spesifikasi ini bertujuan untuk mendapatkan beton yang mempunyai ketahanan dan keawetan terhadap sulfat.
107 SNI 03-2916-1992 Spesifikasi Sumur Gali Untuk Sumber Air Bersih Spesifikasi ini bertujuan memberikan persyaratan teknis sumur gali sebagai sumber air baku untuk air bersih yang terlindung dari pencemaran
108 SNI 03-2917-1992 Spesifikasi Instalasi Air Minum Tipe Cikapayang 5 Spesifikasi ini bertujuan untuk mendapatkan instalasi air bersih dengan kapasitas 5 Liter/detik
109 SNI 03-3233-1998 Tata Cara Pengawetan Kayu untuk Bangunan Rumah dan Gedung Digunakan untuk meningkatkan keawetan kayu melalui pengawetan dengan cara pemulasan, pencelupan atau rendaman ke dalam larutan kimia
110 SNI 03-3241-1994 Tata Cara Pemilihan Lokasi Tempat Pembuangan Akhir Sampah Tata cara ini digunakan untuk menentukan lokasi tempat pembuangan akhir sampah
111 SNI 03-3399-1994 Metode Pengujian Kuat Tarik Kayu di Laboratorium Metode ini digunakan untuk menentukan nilai kuat tarik sejajar serat dan tegak lurus serat kayu.
112 SNI 03-3400-1994 Metode Pengujian Kuat Geser Kayu di Laboratorium Metode ini digunakan untuk menentukan nilai kuat geser sejajar serat kayu
113 SNI 03-3401-1994 Metode Pengujian Jenis dan Jumlah Hewan Bentos. Metode ini digunakan untuk memperoleh jenis dan jumlah individu hewan Bentos pada suatu perairan.
114 SNI 03-3403-1994 Metode Pengujian Kuat Tekan Beton Inti Pemboran Metode ini digunakan untuk menentukan besarnya nilai kuat tekan beton inti pemboran
115 SNI 03-3405-1994 Metode Pengujian Sifat Dispersif Tanah dengan Alat Pinhole. Metode ini digunakan untuk mengetahui sifat dispersi tanah.
116 SNI 03-3406-1994 Metode Pengujian Sifat Tahan Lekang Batu.Judul direvisi menjadi :Cara uji sifat tahan lekang batu Metode ini digunakan untuk memperoleh indek tahan lekang batu.
117 SNI 03-3408-1994 Metode Pengukuran Kecepatan Aliran pada Model Fisik dengan Alat Ukur Arus Tipe Baling-Baling. judul direvisi menjadi:Tata cara pengukuran kecepatan aliran pada uji model hidraulik fisik (umh-fisik) dengan alat ukur arus tipe baling-baling Metode ini digunakan untuk menentukan kecepatan aliran pada model fisik dengan dasar tetap menggunakan alat ukur arus tipe baling-baling.
118 SNI 03-3412-1994 Metode Perhitungan Debit Sungai Harian Metode ini digunakan untuk mengetahui besarnya debit sungai harian pada lokasi yang tidak terpengaruh oleh peninggian muka air atau aliran lahar.
119 SNI 03-3413-1994 Metode Pengukuran Debit Puncak Sungai dengan Cara Tidak Langsung. Metode ini digunakan untuk mengetahui besarnya debit puncak sungai pada lokasi yang tidak terpengaruh oleh peninggian muka air atau aliran lahar.
120 SNI 03-3416-1994 Metode Pengujian Partikel Ringan dalam Agregat Metode ini untuk menentukan besarnya kadar partikel ringan dalam agregat.
121 SNI 03-3418-1994 Metode Pengujian Kandungan Udara Pada Beton Segar. Metode ini bertujuan untuk memperoleh nilai kandungan udara pada beton segar dalam persentase (%) volume.
122 SNI 03-3420-1994 Metode Pengujian Kuat Geser Langsung Tanah Tidak terkonsolidasi tanpa Drainase Metode ini digunakan untuk memperoleh data parameter mengenai kuat geser langsung tanah yang tidak terkonsolidasi tanpa drainase.
123 SNI 03-3421-1994 Metode Pengujian Kuat Tekan Beton Isolasi Ringan di Lapangan Judul Di Revisi Menjadi: Cara Uji Kuat Tekan Beton Ringan Isolasi Metode ini digunakan untuk menentukan kuat tekan beton isolasi ringan di lapangan Cara uji ini mencakup persiapan benda uji dan prosedur pengujian kuat tekan beton ringan isolasi dengan berat isi dalam kondisi kering oven tidak lebih dari 800 kg/m3. Cara uji ini mencakup persiapan dan pengujian untuk benda uji berbentuk silinder dengan ukuran 75 mm x 150 mm.
124 SNI 03-3424-1994 Tata Cara Perencanaan Drainase Permukaan Jalan. Tata cara ini digunakan dalam merencanakan struktur Drainase permukaan jalan
125 SNI 03-3425-1994 Tata Cara Pelaksanaan Lapis Tipis Beton Aspal untuk Jalan Raya. Tata cara ini bertujuan menyeragamkan cara pelaksanaan Lataston serta menghemat waktu pelaksanaan dan pemakaian bahan
126 SNI 03-3426-1994 Tata Cara Survai Kerataan Permukaan Perkerasan Jalan dengan Alat Ukur Kerataan NAASRA Tata cara ini digunakan untuk pelaksanaan survai permukaan perkerasan jalan untuk mendapatkan keseragaman nilai kerataan.
127 SNI 03-3427-1994 Tata Cara Perencanaan Teknik Bangunan Kolam Renang Tata cara ini digunakan dalam merencanakan kolam renang untuk mendapatkan perencanaan teknis yang memenuhi ketentuan minimum
128 SNI 03-3428-1994 Tata Cara Perencanaan Teknik Jembatan Gantung untuk Pejalan Kaki. (sedang direvisi) Tata Cara ini digunakan untuk menetapkan dasar-dasar perencanaan teknik Jembatan Gantung untuk lalu lintas pejalan kaki.
129 SNI 03-3429-1994 Tata Cara Pelaksanaan Jembatan Gantung untuk Pejalan Kaki. judul direvisi menjadi: pedoman perencanaan dan pelaksanaan jembatan gantung untuk pejalan kaki Tata Cara ini digunakan untuk menetapkan pelaksanaan teknik Jembatan Gantung untuk lalulintas pejalan kaki.
130 SNI 03-3430-1994 Tata Cara Perencanaan Dinding Struktur Pasangan Blok Beton Berongga Bertulang Untuk Bangunan Rumah dan Gedung Tata cara ini digunakan dalam perencanaan dan pelaksanaan bangunan yang menggunakan struktur pasangan blok beton berongga bertulang
131 SNI 03-3431-1994 Tata Cara Pemantauan Gerakan Horizontal Batuan dan Bangunan Dengan Alat Inklinometer. Tata Cara ini digunakan sebagai pegangan penghitungan dan pembuatan peta kemiringan lereng pada permukaan tanah atau batuan menggunakan rumus Horton.
132 SNI 03-3432-1994 Tata Cara Penetapan Banjir Desain dan Kapasitas Pelimpah Untuk Bendung. Tata Cara ini digunakan untuk merencanakan pelindung tebing sungai dari pasangan batu agar tahan terhadap serangan arus dan hal-hal lain yang menyebabkan kerusakan tebing
133 SNI 03-3433-2002 Tata Cara Pengecatan Genteng Keramik *Tata cara ini memuat persyaratan, ketentuan dan cara pengerjaan pengecatan genteng keramik, serta cara penanggulangan bila terjadi kegagalan; *Tata cara ini dapat digunakan sebagai pegangan bagi para pelaksana dalam melaksanakan pengecatan genteng keramik sebagai penutup atap pada bangunan gedung dan perumahan; *Tata cara ini bertujuan untuk mendapatkan hasil pengecatan yang mempunyai ketahanan dan keawetan terhadap cuaca.
134 SNI 03-3435-1994 Tata Cara Perhitungan Harga Satuan Pekerjaan Penutup Langit-langit Untuk Bangunan dan Gedung Tata cara ini bertujuan untuk memperoleh keseragaman dasar perhitungan harga satuan pekerjaan penutup langit-langit
135 SNI 03-3436-1994 Tata Cara Perhitungan Harga Satuan Pekerjaan Atap Untuk Bangunan dan Gedung Tata cara ini bertujuan untuk memperoleh keseragaman dasar perhitungan harga satuan pekerjaan penutup atap
136 SNI 03-3437-1994 Tata Cara Pembuatan Rencana Stabilisasi Tanah dengan Kapur untuk Jalan. (sedang di revisi) Tata Cara ini digunakan dalam pembuatan rencana komposisi dan mutu stabilisasi tanah dengan kapur sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
137 SNI 03-3438-1994 Tata Cara Pembuatan Rencana Stabilisasi Tanah dengan Semen Portland. Judul direvisi menjadi:Pedoman Perencanaan stabilisasi tanah untuk bahan jalan dengan bahan pengikat serbuk Tata cara ini digunakan dalam pembuatan rencana komposisi dan mutu stabilisasi tanah dengan semen sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
138 SNI 03-3439-1994 Tata Cara Pelaksanaan Stabilisasi Tanah dengan kapur untuk Jalan Tata cara ini digunakan untuk mendapatkan hasil pelaksanaan stabilisasi tanah dengan kapur di lapangan yang sesuai dengan perencanaan.
139 SNI 03-3440-1994 Tata Cara Pelaksanaan Stabilisasi Tanah dengan Semen Portland untuk Jalan. judul direvisi menjadi:pedoman pelaksanaan stabilisasi bahan jalan langsung ditempat dengan bahan serbuk pengikat Tata cara ini digunakan untuk mendapatkan hasil pelaksanaan stabilisasi tanah dengan semen di lapangan yang sesuai dengan perencanaan.
140 SNI 03-3441-1994 Tata Cara Perencanaan Teknik Pelindung Tebing Sungai Dari Pasangan batu. Tata cara ini digunakan untuk merencanakan pelindung tebing sungai dari pasangan batu agar tahan terhadap serangan arus dan hal-hal lain yang menyebabkan kerusakan tebing.