Selamat Datang   |   Register   |   Login   
    
: UMUM
: Bahan Lain
: SNI
: Semua Jenis
Data ada 37 record
Daftar SNI Bidang Konstruksi Dan Bangunan
No No SNI Judul Ruang Lingkup
1 SNI 03-4168-1996 Metode Perhitungan Hilang Pijar Bahan Belerang Untuk Kaping Metode pengujian ini adalah untuk memperoleh nilai hilang pijar guna menentukan pemenuhan mutu bahan belerang untuk kaping guna meratakan bidang tekan benda uji
2 SNI 03-6434-2000 Metode Pengujian Fisik Panel Gipsum dan Papan Gipsum Metode ini digunakan untuk pengujian fisik dari panel dan papan gypsum
3 SNI 03-6863-2002 Metode Pengambilan Contoh Dan Pengujian Abu Terbang Atau Pozolan Alam Sebagai Mineral Pencampur Dalam Beton Semen Portland Metode ini mencakup prosedur pengambilan contoh dan pengujian abu terbang dan pozolan alam atau pozolan buatan yang digunakan sebagai mineral pencampur dalam beton semen portland. Prosedur tersebut mengikuti urutan sebagai berikut: analisis kimia dan pengujian fisik serta pengambilan contoh
4 SNI 03-6869-2002 Metode Pengambilan Contoh Uji, Bentuk, Ukuran dan Klasifikasi Metode ini digunakan untuk menentukan sifat-sifat ukuran dan bentuk agregat termasuk tanah lempung, lanau dan debu
5 SNI 06-6443-2000 Metode Pengujian untuk Menentukan Daerah Lapisan Seng Paling Tipis dengan Cara Dreece Pada Besi atau Baja Digalvanis Metode ini digunakan untuk penentuan daerah paling tipis dari lapisan seng yang ada pada besi atau baja dengan pencelupan pada tembaga sulfat untuk baja berbentuk tabung, baja berbentuk pipa pelindung kabel listrik kaku, baja cor, baja tempa dan struktur baja lainnya dan perangkat keras pada pekerjaan pertanian
6 SNI 06-6446.1-2000 Metode Pengujian Berat Jenis Epoksi-Resin dan Bahan Pengeras Metode ini untuk menentukan berat jenis epoksi resin dan bahan pengeras.
7 SNI 06-6446.2-2000 Metode Pengujian Viskositas Epoksi-Resin dan Bahan Pengeras Metode ini digunakan untuk menentukan viskositas epoksi resin dan bahan pengeras dalam keadaan cair pada suhu kamar atau dilarutkan dalam pelarut.
8 SNI 06-6452-2000 Metode Pengujian Cat Bitumen sebagai Lapis Pelindung Metode ini digunakan untuk pengambilan contoh uji dan pengujian cat emulsi bitumen yang digunakan sebagai cat pelindung dengan ketebalan yang cukup pada logam dan penutup atap
9 SNI 07-2529-1991 Metode Pengujian Kuat Tarik Baja Beton Metode ini digunakan untuk menentukan besarnya nilai kuat tarik baja beton dan parameter lainnya yang dapat digunakan dalam pengendalian mutu baja.
10 SNI 03-0090-1999 Spesifikasi Bronjong Kawat Standar ini menetapkan dimensi bronjong kawat dan persyaratan bahan baku, syarat mutu, pengambilan contoh, syarat lulus uji, pengemasan dan syarat penandaan bronjong kawat.
11 SNI 03-2460-1991 Spesifikasi Abu Terbang Sebagai Bahan Tambahan Untuk Campuran Beton Tujuan spesifikasi ini adalah untuk memberikan persyaratan mutu abu terbang sebagai bahan tambahan dalam campuran beton sehingga didapatkan sifat-sifat khusus dari beton
12 SNI 03-2495-1991 Spesifikasi Bahan Tambahan Untuk Beton Spesifikasi ini memuat persyaratan mutu bahan tambahan yang digunakan sebagai bahan tambahan campuran beton, sehingga didapatkan sifat-sifat khusus dari beton yaitu kemudahan pengerjaan, pengerasan, kekedapan dan keawetan
13 SNI 03-3456-1994 Spesifikasi Bahan Elastis Perapat Celah Sambungan Spesifikasi ini dimaksudkan untuk memberikan persyaratan mutu bahan yang digunakan sebagai perapat celah sambungan antara komponen maupun pada elemen bangunan untuk penanggulangan kebocoran pada bangunan rumah dan gedung.
14 SNI 03-6378-2000 Spesifikasi Kapur Hidrat untuk keperluan Pasangan Bata. Spesffikasi ini meliputi empat tipe kapur hidrat (tipe N, S, NA dan SA), tipe N dan S adalah cocok digunakan dalam adukan, pada siar dan plesteran semen, tambahan dinding dan sebagai bahan tambah untuk beton semen. Tipe NA dan SA adalah kapur hidrat mengandung "bahan pembentuk gelembung udara".
15 SNI 03-6384-2000 Spesifikasi Panel atau Papan Gypsum Standar ini menetapkan Spesifikasi panel atau papan gypsum yang meliputi panel atau papan gypsum, yang penggunaannya dirancang untuk dinding, langit-langit, atau dinding penyekat dan mempunyai permukaan yang dapat di dekorasi.
16 SNI 03-6387-2000 Spesifikasi Kapur Kembang untuk Bahan Bangunan Standar ini menetapkan menetapkan ketentuan-ketentuan semua jenis kapur kembang seperti, kapur pecah, kapur butir, kapur bongkah, kapur gumpal dan kapur untuk bahan bangunan.
17 SNI 03-6414-2002 Spesifikasi Timbangan yang digunakan pada pengujian bahan Spesifikasi ini meliputi persyaratan timbangan dan anak timbangan, yang digunakan untuk keperluan pengujian bahan-bahan konstruksi.
18 SNI 03-6861.1-2002 Spesifikasi Bahan Bangunan Bagian A (Bahan Bangunan Bukan Logam) Spesifikasi ini digunakan sebagai pegangan bagi perencana, pelaksana, pengawas lapangan dan yang berkepentingan dalam hal memilih, memakai dan menilai mutu bahan bangunan bukan logam yang akan digunakan dalam perkerjaan konstruksi
19 SNI 03-6861.2-2002 Spesifikasi Bahan Bangunan Bagian B (Bahan Bangunan Dari Besi/Baja) Spesifikasi ini digunakan sebagai pegangan bagi perencana, pelaksana, pengawas lapangan dan yang berkepentingan dalam hal memilih, memakai dan menilai mutu bahan bangunan dari besi/baja yang akan digunakan dalam perkerjaan konstruksi
20 SNI 03-6861.3-2002 Spesifikasi Bahan Bangunan Bagian C (Bahan Bangunan Dari Logam Bukan Besi) Spesifikasi ini digunakan sebagai pegangan bagi perencana, pelaksana, pengawas lapangan dan yang berkepentingan dalam hal memilih, memakai dan menilai mutu bahan bangunan dari logam bukan besi yang akan digunakan dalam perkerjaan konstruksi
21 SNI 03-6862-2002 Spesifikasi Peralatan Pemasangan Dinding Bata Dan Plesteran. Standar ini menetapkan Spesifikasi peralatan pemasangan dinding bata dan plesteran yang membahas tentang teknis mencakup jenis, bentuk, ukuran bahan, fungsi dan kinerja peralatan pemasangan dinding bata.
22 SNI 03-6864-2002 Spesifikasi Kapur untuk Campuran Beraspal. Spesifikasi ini meliputi persyaratan dan kekuatan kapur yang akan digunakan untuk mengurangi pengaruh air yang terdapat dalam campuran aspal.
23 SNI 03-6866-2002 Spesifikasi Saringan Anyaman Kawat untuk Keperluan Pengujian Spesifikasi ini meliputi saringan yang terbuat dari anyaman kawat yang dipasang pada suatu bingkai untuk pengujian yang teliti dalam pengklasifika-sian material sesuai dengan ukuran butiran nominal
24 SNI 03-6867-2002 Spesifikasi Abu terbang Dan Pozolan Lainnya Untuk Digunakan Dengan Kapur Spesifikasi ini mencakup abu terbang dan pozolan lainnya untuk digunakan bersama dengan kapur didalam adukan plastis, dan campuran lain yang berpengaruh terhadap reaksi sifat pozolan kapur.
25 SNI 16-6421-2000 Spesifikasi Standar Termometer Standar ini menetapkan spesifikasi standar termometer yang meliputi termometer gelas berisi cairan dengan satuan derajat celcius atau Fahrenheit yang sering digunakan pada pengujian SNI untuk produk minyak bumi, juga mencakup termometer skala pembanding yang rentangnya dapat diatur dalam satuan derajat Celsius yang disyaratkan dalam pengujian.
26 SNI 16-6485-2000 Spesifikasi Terak Besi Tanur Tinggi Granular untuk digunakan Dalam Beton dan Mortar Spesifikasi ini meliputi tiga kelas kekuatan terak besi tanur tinggi granular halus sebagai bahan yang bersifat semen untuk digunakan pada beton dan mortar.
27 SNI 03-2408-1991 Tata Cara Pengecatan Logam Tata cara ini merupakan petunjuk teknis cara pengecatan logam yang baik dan benar serta cara penanggulangannya bila terjadi kegagalan dalam pengecatan
28 SNI 03-6865-2002 Tata Cara Pelaksanaan Program Uji antar Laboratorium untuk Penentuan Presisi Metode Uji Bahan Konstruksi Standar ini menetapkan Tata cara pelaksanaan program uji antar laboratorium untuk penentuan presisi metode pengujian bahan konstruksi yang meliputi, merencanakan, melaksanakan dan menganalisis hasilhasil studi suatu metode uji antar laboratorium.
29 SNI 03-6868-2002 Tata Cara Pengambilan contoh Uji Secara Acak untuk Bahan Konstruksi Tata cara ini meliputi penentuan lokasi atau waktu yang tepat secara acak, dimana pengambilan contoh bahan untuk konstruksi dapat dilakukan. Prosedur yang tepat untuk mengamankan contoh uji seperti diskripsi alat pengambilan contoh uji, harus merujuk pada metode standar yang sesuai.
30 SNI 19-6406-2000 Tata Cara Pengambilan Contoh Uji Kapur Hidrat Standar ini menetapkan tata cara pengambilan contoh uji kapur hidrat yang meliputi, prosedur untuk pengambilan contoh uji kapur hidrat dari ban berjalan (konveyor), tempat pengiriman dan gudang penyimpan.
31 SNI 15-6407-2000 Tata Cara Pengambilan Contoh Uji, Pemeriksaan, Pengemasan dan Penandaan Batu Gamping, Kapur serta Produk Kapur Standar ini menetapkan tata cara pengambilan contoh uji, pemeriksaan, pengemasan dan penandaan batu gamping, kapur serta Produk Kapur, penolakan, pengujian ulang, pengemasan dan penandaan batu gamping, kapur serta produk kapur yang digunakan dalam industri kimia, pertanian dan dalam industri pemrosesan.
32 SNI 19-6408-2000 Tata Cara Penentuan Suku Bilangan yang Signifikan terhadap Nilai Batas yang Dipersyaratkan Standar ini menetapkan Tata cara Penentuan Suku Bilangan yang Signifikan terhadap Nilai batas yang dipersyaratkan yang meliputi, penjelaskan metode-metode untuk mengklasifikasikan maksud dari nilai batas yang disyaratkan, dengan membandingkan nilai observasi atau nilai perhitungan dari sejumlah pengujian terhadap nilai batas yang disyaratkan untuk menentukan kesesuaiannya dengan spesifikasi.
33 SNI 19-6463-2000 Tata Cara Kalibrasi Manometer Bourdon dengan Alat Dead Weight Tester Tata cara ini meliputi petunjuk pelaksanaan dalam melakukan kalibrasi alat pengukur tekanan (manometer) jenis Bourdon, manometer yang telah dikalibrasi akan memberikan koreksi terhadap pembacaan/pengukuran yang dilakukan
34 SNI 03-4147-1996 Spesifikasi Kapur Untuk Stabilisasi Tanah Spesifikasi ini mencakup mutu dan persyaratan kapur yang harus dipenuhi untuk pekerjaan stabilisasi tanah.
35 SNI 06-4827-1998 Spesifikasi Campuran Cat Siap Pakai Berbahan Dasar Minyak Standar ini membahas persyaratan teknis campuran cat siap pakai berbahan dasar minyak warna putih dan warna lain dari jenis alkyd resin untuk digunakan sebagai lapis penutup pada permukaan kayu dan logam di dalam dan di luar ruangan.
36 SNI 07-6892-2002 Spesifikasi pagar anyaman kawat baja berlapis seng Spesifikasi ini mencakup pagar anyaman kawat baja berlapis seng yang digunakan pada tanah pertanian, jalan kereta api, dan pagar sejenisnya yang mempunyai pola anyaman kawat horisontal dan vertikal atau lilitan yang membentuk pola segi empat terbuka. Spesifikasi ini meliputi berbagai desain anyaman, tiga jenis tingkat kekuatan tarik, dan klasifikasi berat pelapisan seng yang sesuai untuk pagar anyaman kawat.
37 SNI 2496-2008 Spesifikasi Bahan Tambahan Pembentuk Gelembung Udara Untuk Beton Spesifikasi ini memuat persyaratan bahan tambahan pembentuk gelembung udara, yang digunakan sebagai bahan tambahan dalam campuran beton sehingga didapatkan sifat-sifat khusus dari beton