Slide 1

Berita Berita Balitbang > Jokowi Instruksikan Teknologi RISHA untuk Rekonstruksi dan Rehabilitasi di Lombok NTB


Selasa, 04 September 2018, Dilihat 223 kali

Lombok, 3/9/2018 - Dalam rangka mendukung proses rekonstruksi dan rehabilitasi pasca  bencana alam di Lombok beberapa waktu lalu, Presiden Jokowi melakukan kunjungan untuk melihat progres pembangunan fasilitas umum dan rumah masyarakat yang mengalami kerusakan.  Sebelum melakukan kunjungan, Jokowi memimpin Apel Siaga NTB Bangun Kembali di Lapangan Gunung Sari, Kecamatan Gunung Sari.

“Beberapa tahapan yang segera kita kerjakan pertama yang berkaitan dengan fasilitas umum seperti pasar, puskesmas, sekolah, masjid yang sudah mulai dikerjakan dikomandani kementerian PUPR”, ungkap Jokowi.

Jokowi juga menyampaikan bahwa telah diserahkan bantuan kepada masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan, baik yang rusak berat, rusak sedang, rusak ringan sebanyak 5,293 rumah dari kurang lebih 71,000 unit rumah yang semuanya perlu diverifkasi, untuk memastikan bahwa bantuan itu memang harus diberikan. Jokowi memberikan instruksi dalam pembangunan kembali rumah dan fasilitas umum harus menggunakan konstruksi bangunan tahan gempa dikarenakan Lombok termasuk dalam zona Ring of Fire.

Dalam apel tersebut juga, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono melaporkan kepada Presiden Jokowi bahwa telah menerapkan teknologi Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) di 20 titik lokasi sebagai rumah contoh tahan gempa yang merupakan salah satu produk yang dihasilkan oleh Pusat Litbang Perumahan dan Permukiman Kementerian PUPR, upaya tersebut dilakukan Menteri PUPR dalam rangka menindaklanjuti instruksi presiden No. 5 tahun 2018 tentang rekonsturksi dan rehabilitasi Lombok pasca gempa.

Kementerian PUPR bersama dengan pemerintah daerah telah melakukan verifikasi terhadap bangunan yang mengalami kerusakan. Dari 972 unit fasilitas publik  yang mengalami kerusakan, 291 unit sudah terverifikasi, kegitan rehabilitasi dan rekonstruksi yang   telah mulai dilaksanakan  pada 56 unit. Dari 125,000 unit rumah masyarakat 32,800 unit yang sudah terferifikasi ,terdiri atas rusak ringan 11,400, rusak sedang 3,600, rusak berat 17,800.

Setelah melakukan apel, Presiden di dampingi Menteri PUPR beserta rombongan langsung menuju lokasi pembangunan RISHA di Desa Wadon, Kecamatan Kekait, Lombok Timur. Beliau meninjau langsung proses pembangunan rumah salah satu korban gempa menggunakan teknologi RISHA.

Dalam proses pembangunan rumah masyarakat secara swadaya ikut terlibat langsung dengan didampingi oleh fasilitator dari Kementerian PUPR. Masyarakat juga diberikan pelatihan untuk membangun rumah menggunakan teknlogi RISHA. Sedangkan untuk pembanguan fasilitas umum dikerjakan oleh BUMN Karya yang bekerja sama dengan Kontraktor daerah.