Slide 1

Berita Berita BPPSPAM > BPPSPAM Dorong Pemda Jawa Barat Percepat Pembangunan SPAM Regional Jatigede


Rabu, 12 September 2018, Dilihat 132 kali

Dalam rangka mempercepat pembangunan SPAM Regional Jatigede, pada tahun 2018 ini, Badan Peningkatan Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) telah menyelesaikan penyusunan Kajian Awal Prastudi Kelayakan/ Outline Business Case (OBC) KPBU SPAM Regional Jatigede. BPPSPAM berharap dengan  diselesaikan penyusunan OBC tersebut,  Pemerintah Daerah (Pemda) Jawa Barat dapat segera mempercepat pembangunan SPAM Regional Jatigede.

“Dengan diselesaikannya OBC ini, Saya berharap Pemda Jawa Barat dapat segera mempercepat pelaksanaan pembangunan SPAM Regional Jatigede,”ujar Ketua BPPSPAM, Bambang Sudiatmo dalam acara Workshop Pembahasan Final OBC KPBU SPAM Regional Jatigede di Bandung, pada hari Senin (10/09/18).

Dari catatan BPPSPAM, beberapa hal yang masih menjadi pekerjaan rumah Pemda Jawa Barat untuk merealisasikan KPBU SPAM Regional Jatigede antara lain mempercepat penunjukan Penanggung Jawab Kerjasama Proyek (PJPK), mengurus ijin lingkungan dan penetapan lokasi intake dan reservoir offtake oleh Gubernur Jabar serta pembuatan perjanjian kerjasama antar daerah. Sedangkan pekerjaan rumah masing-masing PDAM yang akan menerima air curah KPBU SPAM Regional Jatigede yaitu mengurus ijin lingkungan dan menyediakan lokasi jaringan pipa distribusi sampai sambungan rumah dan validasi Business Plan yang sudah dipunyai PDAM dengan OBC yang telah disusun.

BPPSPAM siap untuk memfasilitasi Pemda dan PDAM yang terlibat dalam setiap proses tahapan KPBU SPAM Regional Jatigede. “BPPSPAM siap memfasilitasi Pemda dan PDAM dalam merealisasikan proyek SPAM Regional Jatigede,” ujar Bambang Sudiatmo.

Proyek SPAM Regional Jatigede direncanakan mempunyai kapasitas total 3500 liter/detik dan akan dibangun melalui dua tahap yaitu tahap I sebesar 1.500 liter/detik dan 2.000 liter/detik. Investasi pembangunan pada tahap I ditaksir membutuhkan dana investasi sebesar Rp. 1,9  triliun. SPAM yang mengambil air baku dari Waduk Jatigede ini ditargetkan dapat memberikan pelayanan air minum kepada 600 ribu penduduk untuk tahap I dan 800 ribu penduduk untuk tahap II yang ada di daerah Kabupaten Sumedang, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cirebon dan Kota Cirebon. (el/Ppy)