Slide 1

Berita PUPR > DWP Kementerian PUPR Gelar Pelatihan Kegawatdaruratan


Kamis, 13 Desember 2018, Dilihat 261 kali

Jakarta – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Dharma Wanita Persatuan (DWP) yang ke-19 yang mengusung tema "Optimalisasi Potensi DWP untuk Suksesnya Pembangunan Nasional", DWP Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggelar Pelatihan Kegawatdaruratan. Pelatihan Kegawatdaruratan digelar dengan materi tentang Bantuan Hidup Dasar yang bekerja sama dengan Ambulans Gawat Darurat (AGD) Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta dengan menghadirkan Lia Winarti sebagai pembicara di Gedung Auditorium, Kementerian PUPR, Jakarta, Rabu, (12/12/2018).

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian PUPR Anita Firmanti mengapresiasi DWP Kementerian PUPR yang telah menginisiasi Pelatihan Kegawatdaruratan karena saat ini bencana banyak terjadi. Dari mulai kebakaran, gempa bumi hingga yang terakhir terjadi yakni puting beliung. “Pelatihan ini adalah hal yang wajib. Karena merupakan tuntutan dan semoga ibu-ibu bisa menularkan ke keluarganya dan semoga bisa ditindak lanjuti di wilayahnya masing,” katanya.

Selanjutnya, Sekjen Anita juga mengatakan bahwa istri aparatur sipil negara (ASN) Kementerian PUPR yang tergabung dalam Dharma Wanita Persatuan (DWP) memiliki peran yang sangat besar dalam mendorong ASN Kementerian PUPR untuk menjadi lebih profesional dan memiliki integritas.

Sekjen Anita menjelaskan saat ini ada Undang-undang Nomor 5 tahun 2014 dan PP 11 tahun 2017 tentang ASN yang memiliki integritas, profesional, netral dan bebas dari intervensi politik, bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta mampu menyelenggarakan pelayanan publik bagi masyarakat dan mampu menjalankan peran sebagai unsur perekat persatuan dan kesatuan bangsa berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Artinya ASN harus mampu dan mumpuni menyelesaikan tugas-tugasnya. Kalau integritas adalah untuk tidak melanggar UUD. 

“Karena ibu-ibu adalah sahabat terdekat dari Bapak-bapaknya. Untuk itu kami berharap ibu-ibu bisa tingkatkan keinginan bapak-bapak untuk bekerja lebih profesional dan berintegritas,” kata Sekjen Anita dalam sambutannya pada acara Pelatihan Kegawatdaruratan yang diselenggarakan dalam rangka Hari Ulang tahun (HUT) DWP ke-19.

Sekjen Anita menambahkan bahwa tugas Kementerian PUPR setiap tahun terus meningkat. Selain itu porsi anggaran yang diberikan juga terus meningkat. “Ini sebuah tanggung jawab yang sangat besar. Saya mohon ibu-ibu dapat mengingatkan agar bapak-bapaknya memiliki keinginan untuk terus belajar dengan membaca buku atau dari internet,” tambah Sekjen Anita.

Mengenai prestasi Kementerian PUPR di bidang kepegawaian, Sekjen Anita menjelaskan bahwa tahun 2018 ini Kementerian PUPR meraih dua penghargaan dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dalam ajang Anugerah KASN 2018 untuk kategori Manajemen Talenta dan Kategori Pelaksanaan Manajemen SDM ASN. “Kita dapat dua penghargaan yang terbaik karena kita sudah sangat berusaha dalam pemilihan pejabat dengan asesmen dan berusaha objektif. Saya berharap bahwa apa yang sudah dicapai Kementerian PUPR saat ini dapat dipertahankan dan semoga ke depan juga baik-baik saja,” terang Sekjen Anita. 

Sementara Ketua DWP Kementerian PUPR Erna Danis H. Sumadilaga, mengatakan kegiatan pelatihan kegawatdaruratan yang kedua kali ini merupakan bagian dari Program Kerja Bidang Pendidikan DWP PUPR 2018. "Sebelumnya telah dilaksanakan pada tanggal 17 Juli 2018 dalam rangka peringatan Hari Keluarga Nasional," kata Erna.

Melalui Pelatihan Kegawatdaruratan, DWP Kementerian PUPR berharap seluruh pengurus dan anggota DWP dapat memahami keterampilan dasar mengenai kegawatdaruratan, menggunakan konsep dasar kegawatdaruratan dengan tata cara dari suatu kejadian gawatdarurat serta mengenali keadaan yang mengacam nyawa pada penderita gawatdarurat kardiovaskuler dan trauma.

Sebelumnya, dalam rangka memperingati Hari Bakti PU ke 73 dan HUT DWP ke-19, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian PUPR menyelenggarakan Bazzar dan Pasar Murah, Rabu (11/12/2018), di ruang Pendopo Kementerian PUPR. Bazar dan Pasar Murah yang menjual sembako dengan harga terjangkau tersebut diikuti 5 vendor dan 123 stand yang terdiri dari 73 stand fesyen dan 52 stand makanan dari DWP Unsur Pelaksana Kementerian PUPR, Waserda DPW PUPR, Koperasi RIWPU, Rumpin Vidya, Apotik, vendor, pensiunan, paguyuban balai Ditjen SDA dan Bina Marga.

Turut hadir dalam Pelatihan Kegawatdaruratan DWP: Irjen Widiarto, Dirjen Penyediaan Perumahan Khalawi A.H., Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Hadi Sucahyono dan Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan dan Plt. Kabalitbang Kementerian PUPR Lukman Hakim. (Robby)



‚Äč