Slide 1

Berita BPSDM > Perlu ASN Handal Untuk Bangun Perumahan Layak Huni dan Berkeadilan


Senin, 22 Juli 2019, Dilihat 63 kali

Yogyakarta (22/07), Pembangunan perumahan yang sinergis, efektif, dan efisien untuk mewujudkan rumah yang layak huni dan berkeadilan perlu pemberdayaan seluruh pemangku kepentingan. Dan untuk mendukung terlaksananya program/kegiatan pemerinah tersebut diperlukan Aparatur Sipil Negara (ASN) di tingkat pusat maupun daerah yang handal. Demikian sambutan Kepala Pusdiklat Jalan, Perumahan, Permukiman dan PIW, Thomas Setiabudi Aden, yang dibacakan oleh Kepala Balai Diklat PUPR Wilayah V Yogyakarta, Herman Suroyo, pada pembukaan Pelatihan Perencanaan Penyediaan Perumajan Tahun 2019 di Yogyakarta, Senin (22/7).

Rumah merupakan salah satu kebutuhan dasar setiap warga negara Indonesia. Namun dalam pelaksanaannya terdapat permasalahan-permasalahan dalam bidang penyelenggaraan perumahan, diantaranya adanya ketimpangan antara pasokan (supply) dan permintaan (demand), keterbatasan kapasitas pengembang (developer), rendahnya keterjangkauan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), baik dalam membangun ataupun membeli rumah, potensi perumahan dan permukiman kumuh diperkotaan, serta permasalahan-permasalahan lainnya dalam penyelenggaraan.

Berdasarkan target RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) 2015-2019, Pemerintah Indonesia menargetkan pada akhir 2019 jumlah backlog berdasarkan konsep kepemilikan berkurang menjadi 6,8 juta unit, backlog berdasarkan konsep kepenghunian menjadi 5 juta unit, serta rumah tidak layak huni berkurang menjadi 1,9 juta unit. 

Untuk mencapai target tersebut pemerintah, melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menjalankan fungsi, baik sebagai regulator, maupun sebagai penyedia rumah/hunian, MBR dan sebagai pendorong bagi para pengembang perumahan melalui pemberian kemudahan perijinan dan skema pembiayaan.

Upaya yang dilakukan pemerintah dalam mengatasi permasalahan-permasalahan penyelenggaraan perumahan tersebut disusun dalam program kerja/kegiatan berupa diantaranya pembangunan rumah susun sederhana sewa, pembangunan rumah khusus, pembangunan rumah swadaya, serta pembinaan dan pengembangan rumah umum dan komesial.

Dalam rangka mendukung peningkatan kapasitas dan kompetensi para ASN lingkungan Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR inilah, Badan Pengembangan Sumber daya Manusia memberikan dukungan melalui pelatihan berbasis kompetensi yang ditunjang dengan materi pengajaran yang komprehensif. Pelatihan ini akan memberikan pengetahuan dan pemahaman berkaitan dengan penyelenggaraan perencanaan penyediaan perumahan.



‚Äč