Slide 1

Berita Ditjen Penyediaan Perumahan > Kabupaten Jombang Benahi 1.111 Unit Rumah Tidak Layak Huni


Kamis, 01 Agustus 2019, Dilihat 787 kali

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan malakukan Percepatan pembangunan bidang perumahan di Provinsi Jawa Timur melalui Rapat Koordinasi dan Strategi Percepatan Progres oleh Satuan Kerja Non Vertikal Tertantu Jawa timur di kabupaten Jombang, Rabu 31 Juli 2019.

Acara tersebut dihadiri oleh PPK Rumah Swadaya,Tim SNVT Jawa Timur, Tim Teknis, Korwil V Kmprov, Korfas, TFL, Kades dan Pemilik Toko Bangunan, salah satu materinya menjelaskan tentang larangan melakukan Pungutan Liar (pungli).

Shinta Dewi Astari  selaku PPK Rumah Swadaya SNVT Penyedian Perumahan Provinsi Jawa Timur mengatakan bahwa tidak diperkenankan untuk melakukan pungutan dalam pelaksanaan program BSPS. “Mulai dari timteknis, tenaga lapangan, Kades serta toko bahan bangunan di larang keras untuk tidak menerima suap sepeserpun ataupun melakukan pemotongan nilai bantuan serta mengurangi kualitas bahan bangunan yang akan di kirimkan kepada penerima bantuan program BSPS.” Tandasnya.

Program Bantuan BSPS di Kabupaten Jombang untuk tahun 2019 sebanyak 1.111 Unit rumah yang tersebar di  29 Desa dari 11 Kecamatan dengan total bantuan 17,5 Juta untuk satu rumah, dengan rincian 15 juta berupa bahan bangunan dan 2,5 juta untuk upah pekerja.

Untuk Desa Wonosalam sendiri mendapatkan alokasi sebanyak 100 Unit penerima bantuan BSPS dengan Progres Fisik pembangunan di Desa Wonosalam, Kec Wonosalam Kab Jombang saat ini sudah banyak  yang melakukan pondasi rumah, serta pembangunan fisik rumah mencapai progres 30-90%, serta terdapat salah satu rumah yang hampir selesai tinggal melakukan finishing pemasangan daun pintu dan jendela saja.

Pembangunan perumahan  tersebut akan selesai 100% kira di bulan November mendatang sesuai dengan RKTL yang telah ditetapkan. Komunikasi Publik Ditjen Penyediaan Perumahan/SNVT Jatim



‚Äč