Slide 1

Berita PUPR > Komisi V DPR RI Dorong Percepatan Pembangunan Infrastruktur di Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat


Sabtu, 19 September 2020, Dilihat 141 kali

 

Jawa Barat - Komisi V DPR RI dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi V, Andi Iwan Darmawan, mengadakan Kunjungan kerja (Kunker) Spesifik dalam rangka Peninjauan Infrastruktur dan Transportasi pada Masa Pandemi COVID-19 ke Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat pada 17 September 2020. Rombongan tiba di Bandara International Jawa Barat (Bandara Kertajati) dan rapat bersama di ruang Lounge Roudhoh, Bandara Kertajati.

Dalam diskusi, Komisi V DPR RI didampingi oleh Wakil Bupati Majalengka, Tarsono D. Mardiana, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta - Jawa Barat, Hari Suko Setiono & Anggota BPJT unsur Asosiasi/Profesi, Kementerian PUPR, Koentjahjo Pamboedi, Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah I Utama Soekarno Hatta, Kementerian Perhubungan, Mohammad Alwi, Direktur Utama PT. BIJB, Salahudin Rafi, dan Direkur Operasi PT. Lintas Marga Sedaya, Agung Prasetyo.

Wakil Bupati Majalengka, Tarsono D. Mardiana berharap Bandara Kertajati beroperasi secara penuh sehingga kesejahteraan masyarakat majalengka menjadi meningkat dan majalengka menjadi kabupaten terdepan.    

Dalam penjelasannya, Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah I Utama Soekarno Hatta, Kementerian Perhubungan, Mohammad Alwi menyatakan dukungan terhadap beroperasinya secara normal penerbangan dengan tetap memperhatikan Protokol COVID-19 dan peningkatan ekonomi di Jawa Barat. Dalam Penerbangan nantinya akan dibagi 2 kategori yaitu penerbangan jarak pendek di Bandara Husein Sastranegara sedangkan jarak jauh dan internasional di Bandara Kertajati dan Soekarno Hatta untuk pemerataan ekonomi masyarakat sekitar.

Sedangkan Direktur Utama PT. BIJB, Salahudin Rafi menyatakan Bandara Kertajati akan mejadi Bandara terdepan jika pembangunan tol Cisumdawu selesai, kereta bandara tersedia, dan Bandara Husein Sastranegara kembali ke TNI (ditutup untuk penerbangan komersil). Dia menambahkan bahwa Bandara Kertajati mendapat kelayakan embarkasih penerbangan haji dari Kementerian Perhubungan Arab Saudi sehingga tahun 2021 siap melayani penerbangan haji.

Perwakilan dari Kementerian PUPR, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta - Jawa Barat, Hari Suko Setiono menyampaikan aksesibiltas ke Bandara Kertajati melalui jalan tol Cisumdawu akan segera diselesaikan sehingga bisa terhubung dengan Tol Cipali. Dengan begitu nantinya diharapkan akan mendukung pengembangan kawasan “segitiga emas” Cirebon-Subang-Majalengka sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Pembangunan jalan tol Cisumdawu terdiri dari 6 seksi dengan panjang 61,7 km. Progres seksi Cileunyi – Rancakalong 59,34% (11,45 km), Rancakalong – Sumedang 86,04% (17,05 km), Sumedang – Cimalaka 96,07% (4,05 km), Cimalaka – Legok 0% (8,2 km), Legok – Ujung Jaya 0% (14,9 km), dan Ujung Jaya – Dawuan 5,03% (6,07 km).  

‘’Pembangunan jalan tol Cisumdawu mengalami kendala pembebasan lahan. Oleh karena itu, BPJT berharap agar Pemerintah Daerah membantu menyelesaikan permasalahan lahan’’, tambah Koentjahjo Pamboedi.

Wakil Ketua Komisi V, Andi Iwan Darmawan menyatakan Komisi V mendukung penuh pembangunan infrastruktur dan transportasi di Kab. Majalengka, Jawa Barat dan berharap agar masing-masing stakeholder terkait baik pemerintah daerah maupun pemerintah pusat untuk berperan aktif terutama dalam masalah pembebasan lahan.

Seusai diskusi, Direktur Utama PT. BIJB, Salahudin Rafi memberikan trofi penghargaan kepada Komisi V DPR RI didampingi Wakil Bupati, Kementerian PUPR, dan Kementerian Perhubungan.

Dalam kunker Spesifik tersebut turut hadir Kepala Pusat Pengembangan Infrastruktur Wilayah I , Tris Raditian, Kepala Balai Pelaksana Penyedia Perumahan Jawa II, Kiagoos Egie Ismail, Kepala Biro SDM & Umum Kementerian Desa PDTT, Mety Susanti, Kepala Pusat Meteorologi Penerbangan BMKG, Agus Wahyu Raharjo, Deputi Sarpras & Sistem Komunikasi Pencarian Pertolongan BASARNAS, Suparmono, Plt.EGM Bandara Kertajati PT. Angkasa Pura II, Dwias Darbowo, Direktur Keselamatan, Keamanan, & Standardisasi, Bambang Riyanto, dan beserta jajaran masing-masing. (HAL/Hab.Syaf).