Slide 1

Berita BPSDM > Pelatihan Training of Trainer (ToT) Pengelolaan Teknis Pembangunan Bangunan Gedung Negara Telah Berakhir


Selasa, 27 Oktober 2020, Dilihat 68 kali

Medan, 27 Oktober 2020 - BPSDM PUPR melalui Pusat Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Air dan Permukiman telah melaksanakan Pelatihan Training of Trainer (ToT) Pengelolaan Teknis Pembangunan Bangunan Gedung Negara. Pelatihan yang difasilitasi oleh Balai Pengembangan Kompetensi PUPR Wilayah I Medan, secara resmi ditutup oleh Ruhban Ruzziyatno, Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Air dan Permukiman.

Dalam sambutan di acara penutupan pelatihan yang berlangsung secara virtual pada Selasa, (27/10) Ruhban Ruzziyatno menyampaikan kepada para peserta tentang tujuan penyelenggaraan pelatihan ini.

“Pelatihan TOT Pengelolaan Teknis Pembangunan Bangunan Gedung Negara ini merupakan pelatihan teknis pilihan untuk meningkatkan kompetensi ASN agar mampu menjadi seorang instruktur dalam rangka mencetak tenaga pengelola teknis pembangunan bangunan gedung negara sesuai dengan Peraturan Presiden No. 73 tahun 2011 tentang Pembangunan Bangunan Gedung Negara. Pelatihan ini ditujukan bagi Pelaksana (ASN Pusat dan Daerah) berasal dari lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, atau Dinas yang tugas dan fungsinya melaksanakan pembinaan Pembangunan Bangunan Gedung Negara (PBGN) dan/atau instansi terkait, dan Pejabat Fungsional Teknis Tata Bangunan dan Perumahan tingkat Ahli,” jelas Ruhban.

Pelatihan yang berlangsung dari 19 – 27 Oktober 2020, telah meluluskan seluruh peserta pelatihan yang berjumlah 21 (dua puluh satu) orang. Para peserta yang telah lulus akan mendapatkan sertifikat pelatihan yang diterbitkan oleh BPSDM Kementerian PUPR. 

Pierre Natigor Pohan, salah satu peserta yang berasal dari Direktorat Bina Penataan Bangunan, berpendapat bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat bagi calon instruktur seperti dia. 

“Dalam pelatihan ini kami mendapatkan pengetahuan tentang sistem pengajaran dalam penyelenggaraan diklat / pelatihan, dan substansi terkait Pembangunan Bangunan Gedung Negara yang perlu disampaikan kepada setiap instansi Kementerian/Lembaga atau Pemerintah Daerah yang akan melakukan pembangunan Bangunan Gedung Negara,” tutur Pierre.

Ia pun berharap, setiap ilmu dan pengetahuan yang didapat dari pelatihan akan berguna saat melaksanakan tugas sebagai pengelola teknis, dan dalam memberikan bantuan teknis kepada Kementerian/Lembaga dan instansi daerah, sehingga penyelenggaraan PGBN dapat berjalan dengan baik sesuai dengan tata cara dan aturan yang berlaku.