Slide 1

Galeri Video


Jumat, 28 Agustus 2020, Dilihat 43 kali

 

Jalan Tol Banda Aceh Sigli Akan Menjadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Sumatera



Sumatera, Jumat, 28 Agustus 2020

Berdasarkan data, saat ini progres konstruksi jalan tol yang dibangun sejak akhir 2018 dengan skema penugasan Pemerintah kepada PT Hutama Karya sebagai Badan Usaha Jalan Tol dan PT. Adhi Karya sebagai kontraktor pelaksana secara keseluruhan adalah 50%. Selain seksi 4, konstruksi Jalan Tol Banda Aceh-Sigli yang signifikan progresnya yakni pada Seksi 3 Jantho-Indrapuri (16 km) sebesar 65% dengan pembebasan lahan 97%. Sementara pada Seksi 1 Padang Tiji - Seulimeum (25 km) saat ini progres konstruksinya sekitar 19% dengan pembebasan lahan 71%. Selanjutnya Seksi 2 Seulimeum - Jantho (6 km) saat ini progres konstruksinya 40% dengan pembebasan lahan sudah 94%, Seksi 5 Blang Bintang-Kuto Baro (8 km) dengan progres konstruksi 15% serta pembebasan lahan 68%, dan Seksi 6 Kuto Baro-Simpang Baitussalam (5 km) dengan progres konstruksi 33% serta pembebasan lahan 95%. Pembangunan jalan tol Banda Aceh-Sigli merupakan salah satu ruas Tol Trans Sumatera yang menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN). Dengan dibangunnya tol akan memangkas jarak dan waktu tempuh perjalanan dari Banda Aceh ke Sigli dari sekitar 2-3 jam dengan kondisi jalan yang berkelok-kelok melalui perbukitan menjadi hanya 1 jam perjalanan. Total investasi untuk pembangunan ruas tol Sigli – Banda Aceh ini adalah sebesar Rp 12,35 Triliun dengan biaya konstruksi sebesar Rp 8,99 triliun.